JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan sebuah cerita menarik dari dalam sesi pemusatan latihan skuad Garuda. Selanjutnya, juru taktik asal Kanada tersebut menunjuk bek senior Kevin Diks untuk menjadi mentor khusus bagi talenta muda Mathew Baker.
Sebelumnya, Baker yang masih berusia 17 tahun secara mengejutkan berhasil menembus daftar skuad senior untuk pertama kalinya. Akhirnya, kehadiran sang pemain muda bertujuan untuk mempersiapkan kekuatan tim menjelang laga krusial kontra Oman dan Mozambik di Jakarta.
Kevin Diks resmi memandu perkembangan Baker sepanjang pekan ini agar sang junior bisa menyerap ilmu berharga dari kompetisi Bundesliga.
Pengalaman Mewah Kevin Diks Bersama Borussia Moenchengladbach
Faktanya, Herdman menilai Diks sebagai sosok pembimbing yang sangat tepat karena keduanya sama-sama beroperasi di lini pertahanan tim. Sebab, Diks memiliki modal pengalaman internasional yang sangat mewah setelah merumput di kasta tertinggi Liga Jerman musim ini.
-
Statistik Debut: Diks sukses mencatatkan 30 penampilan serta membukukan lima gol pada musim perdananya bersama Borussia Moenchengladbach.
-
Korban Gol Diks: Bek tangguh ini sukses membobol gawang FC Koln, Heidenheim, Augsburg, Union Berlin, hingga klub Hoffenheim.
-
Posisi Klasemen: Kontribusi positif Diks berhasil mengantarkan Moenchengladbach finis di peringkat ke-12 dengan koleksi total 38 poin.
Oleh karena itu, Herdman berharap agar Baker bisa menjadikan kesempatan emas ini sebagai pengalaman berharga yang tidak terlupakan. Sebab, Baker harus mampu menyerap intensitas latihan tinggi di level senior sebelum membagikan standar baru tersebut ke tim muda.
Strategi Akselerasi Herdman Demi Lahirkan Bintang Dunia Baru
Di sisi lain, Herdman secara detail menjelaskan alasan utama di balik keputusannya membawa Baker ke dalam skuad utama. Bahkan, mantan pelatih timnas Kanada ini menerapkan strategi khusus bernama acceleration strategy demi mempercepat pertumbuhan bakat muda Indonesia.
Semakin cepat seorang pemain muda memulai debut internasional, maka semakin besar pula peluang sang pemain untuk naik level.
Sebab, Herdman sudah pernah membuktikan kesuksesan formula tersebut saat mengorbitkan penyerang top dunia, Jonathan David, di Kanada. Meskipun saat itu David masih membela KAA Gent pada usia 18 tahun, kini sang striker sukses memperkuat raksasa Italia, Juventus.
-
Kasus Liam Millar: Herdman juga memberikan kesempatan debut bagi Liam Millar saat sang pemain masih membela tim akademi Liverpool.
-
Pencapaian Millar: Kini Millar sukses mengantarkan klubnya, Hull City, untuk mengunci tiket promosi menuju kasta tertinggi Liga Inggris.
Pada akhirnya, Herdman melihat potensi besar yang serupa di dalam diri Mathew Baker selama mengikuti sesi latihan tim. Tentu saja, seluruh pencinta sepak bola tanah air kini sangat menantikan debut manis sang pemain di bawah asuhan John Herdman.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.













