CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Unjuk Rasa Guru Honorer Tuntut Diangkat jadi PPPK

Uby
13 Januari 2025
seleksi guru PPG

Ratusan guru dan tenaga pendidikan (tendik) honorer melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (13/1/2025). (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ratusan guru honorer dan tenaga pendidikan (tendik) honorer dari berbagai wilayah di Jawa Barat melakukan aksi demonstrasi menuntut diangkat menjadi PPPK.

Mereka melakukan aksi long march dari Masjid Pusdai menuju ke Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (13/1/2025).

Ketua Forum Komunikasi Guru Honorer SMK, SMA dan SLB Negeri se Jabar, Yudi Nurman Fauzi mengatakan, hanya sedikit guru dan tendik honorer di Jabar yang diangkat sebagai PPPK melalui proses seleksi yang dibuka pemerintah pusat.

Bahkan, masih terdapat guru honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun dan tinggal menunggu pensiun masih belum diangkat menjadi PPPK.

Baca juga:   Data Pribadi 175 Ribu Guru Honorer Bocor di Medsos Bahkan Hingga KTP dan Nama Ibu Kandung

“Banyak temen-temen yang satu tahun lagi pensiun dan sudah mengabdi selama 20 tahun tapi belum ada kejelasan,” ujar Yudi di depan Gedung DPRD Kota Bandung.

Yudi menuntut pemerintah agar serius mengatasi masalah yang dihadapi oleh guru dan tenaga pendidikan honorer.

Ia menyebut tahun 2024, baru 1.529 guru honorer yang diangkat PPPK dari total 4.000 guru honorer tingkat SMA, SMK dan SLB negeri.

Sedangkan tenaga pendidikan yang diangkat PPPK lebih sedikit hanya 65 orang.

Dengan kondisi tersebut, ia mengatakan guru honorer kecewa dengan tidak adanya perhatian pemerintah tersebut.

“Segera tuntaskan saja, kami sudah mengabdi, meski digaji berbeda dengan ASN tapi kami masih loyal,” katanya.

Baca juga:   Ridwan Kamil Deklarasikan 12 Desember Jadi Hari Pencak Silat Jabar

Guru honorer dipandang sebelah mata

Salah seorang guru honorer Dian Nugraha mengatakan, para guru honorer diberi kesempatan untuk mengikuti tes PPPK pada gelombang satu.

Akan tetapi, kenyataannya hanya diberi kesempatan paruh waktu dan gaji seadanya.

“Kita mendapat status ASN tetapi dengan kondisi seperti honorer inilah yang membuat kami sakit hati,” kata dia.

Selain itu, kata dia, pihaknya menemukan kecurangan saat proses tes.

Ia berharap honorer yang diangkat menjadi PPPK menjadi penuh waktu.

Ia mengatakan bekerja penuh waktu akan tetapi hanya di gaji Rp 2 juta.

Baca juga:   Kemenkes Bakal Lakukan Vaksinasi COVID-19 Usia 6 – 11 Tahun di Jawa dan Bali

“Kami sering menjadi kambing hitam untuk melaksanakan tugas PNS kami dianggap hanya honorer untuk disuruh-suruh,” katanya.

“Kami menemukan formasi yang tidak seimbang jadi honorer jumlahnya sangat banyak tapi formasi yang disediakan sangat minim,” imbuhnya.

Tenaga pendidikan SMAN 27 Bandung Umar Fajar mengaku bekerja sebagai pustakawan dan berstatus honorer.

Tahun 2026, ia mengaku akan pensiun akan tetapi dengan status yang masih belum jelas dan diangkat.

“Saya ngabdi itu sudah 11 tahun di SMA 27, sebelumnya di Unwin dari tahun 1992 perguruan tinggi milik pemerintah berarti 35 tahun,” kata dia. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: guru honorerhonorerPPPKunjuk rasa


Related Posts

Puluhan massa dari aliansi pemuda dan mahasiswa muslim menggelar aksi di Gedung Sate Bandung. Mereka menolak Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BOP). (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Tolak Indonesia Gabung ‘Board of Peace’, Massa Mahasiswa Muslim Gelar Aksi di Gedung Sate

15 Maret 2026
P3K Bandung Barat
HEADLINE

Pemkab Bandung Barat Resmi Angkat 5.812 Honorer Menjadi P3K

14 November 2025
hoor guru
HEADLINE

Walkot Bandung Pastikan Honor Guru Dibayar, Cari Solusi Status Honorer

17 Maret 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

UTBK 2026 di Unpad Nol Telat, Disiplin Peserta Meledak!

21 April 2026

# UTBK SNBT 2026 JATINANGOR, WWW.PASJABAR.COM --  Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional...

roket NASA ke bulan

NASA Kirim “Jantung” Roket Artemis III ke Florida, Misi Manusia ke Bulan 2027 Makin Dekat!

21 April 2026
Super League

Jadwal Pekan 29 Super League, Sajikan Laga Krusial Papan Atas

21 April 2026
hari buruh bandung

Peringatan Hari Buruh Bandung 2026 Usung Kolaborasi dan Solidaritas

21 April 2026
Masjid Raya Al Jabbar

Dedi Mulyadi Jelaskan Anggaran Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp22 Miliar

21 April 2026

Highlights

Peringatan Hari Buruh Bandung 2026 Usung Kolaborasi dan Solidaritas

Dedi Mulyadi Jelaskan Anggaran Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp22 Miliar

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

1.744 Calon Jemaah Haji Kota Bandung Siap Berangkat Tahun Ini

Bayu Aji Widodo Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Unpas, Soroti Independensi Peradilan Militer

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.