www.pasjabar.com — Liverpool kini berada di ambang juara Liga Inggris 2024-2025 dengan 79 poin, unggul 12 poin dari Arsenal yang berada di posisi kedua dengan 34 pertandingan yang telah dimainkan. Dengan lima pertandingan tersisa, Liverpool hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan gelar juara musim ini. Namun Liverpool dilarang angkat trofi Liga Inggris 2024-2025.
Sesuai dengan jadwal, Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspur pada pekan ke-34 di Stadion Anfield, Minggu, 27 April 2025, pukul 22.30 WIB.
Hasil imbang sudah cukup bagi Mohamed Salah dan kawan-kawan untuk mengunci gelar juara Liga Inggris 2024-2025.
Larangan Mengangkat Trofi di Pekan Ke-34
Meskipun Liverpool berpeluang mengangkat trofi Liga Inggris pada akhir pekan ini, mereka dilarang untuk melakukannya oleh operator kompetisi, Premier League.
Menurut aturan, tim yang sudah dipastikan juara tidak diizinkan untuk mengangkat trofi sebelum laga kandang terakhir mereka musim ini.
Bagi Liverpool, pertandingan kandang terakhir di musim 2024-2025 akan digelar pada pekan ke-38.
Tepatnya pada Minggu, 25 Mei 2025, pukul 22.00 WIB, saat mereka menjamu Crystal Palace di Stadion Anfield.
Dengan aturan ini, meskipun sudah dipastikan juara, The Reds harus menunggu hingga pertandingan terakhir untuk merayakan kemenangan mereka dengan mengangkat trofi.
Liverpool Bisa Samai Rekor Manchester United
Jika berhasil menjadi juara musim ini, Liverpool akan mencatatkan sejarah sebagai klub dengan gelar Liga Inggris terbanyak, dengan total 20 trofi.
Saat ini, Manchester United memegang rekor tersebut dengan 20 gelar, meskipun mereka terakhir kali meraihnya pada musim 2012-2013.
Sejak saat itu, Manchester United belum pernah meraih gelar Liga Inggris lagi. Bahkan, di musim 2024-2025, Manchester United mengalami penurunan performa yang signifikan.
Mereka saat ini berada di posisi 14 dengan 38 poin, hanya unggul dua poin dari West Ham United yang berada di posisi 17, atau batas aman dari zona degradasi.
Keadaan Manchester United di Musim 2024-2025
Musim ini, Manchester United menghadapi krisis performa. Klub yang dulu mendominasi Liga Inggris dengan 20 gelar juara kini berjuang untuk keluar dari posisi papan tengah.
Hal ini mencerminkan betapa besar perbedaan performa antara Liverpool, yang berpeluang meraih gelar ke-20 mereka, dan Manchester United yang justru terancam degradasi di musim yang sangat buruk ini.












