www.pasjabar.com — Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, melakukan inspeksi lokasi pemusatan latihan (TC) tim Garuda jelang dua laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi China dan Jepang. Didampingi dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat, Kluivert mendatangi Bali United Training Center di kawasan Pantai Purnama, Gianyar, Bali, pada Rabu (21/5/2025).
Kedatangan pelatih asal Belanda ini bukan sekadar formalitas. Ia secara detail meninjau berbagai fasilitas yang akan digunakan Rizky Ridho dan rekan-rekannya.
Mulai dari lapangan latihan, ruang ganti, pusat kebugaran, hingga jakuzi dan shower.
Dalam kunjungannya, mantan bintang Barcelona dan AC Milan ini mengungkapkan kekagumannya terhadap fasilitas Bali United.
“Tidak ada tempat yang lebih indah dari ini,” ucap Kluivert singkat, menunjukkan kepuasannya atas fasilitas yang tersedia.
Pemusatan Latihan Dimulai 26 Mei, Beberapa Pemain Menyusul
TC Timnas Indonesia dijadwalkan berlangsung mulai 26 Mei hingga 31 Mei.
Lokasi di Bali dipilih karena dinilai ideal untuk mempersiapkan fisik dan mental para pemain sebelum melakoni laga krusial melawan dua raksasa Asia.
Mayoritas pemain diprediksi akan hadir tepat waktu karena liga domestik dan beberapa kompetisi luar negeri sudah rampung.
Namun demikian, ada beberapa pemain yang kemungkinan datang menyusul karena masih harus memperkuat klub masing-masing di luar negeri atau di sisa pertandingan klub.
Usai latihan intensif selama lima hari di Bali, skuad Garuda akan bertolak ke Jakarta untuk menjamu China pada 5 Juni, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jepang guna menghadapi laga terakhir pada 10 Juni.
Misi Besar: Tiket Langsung ke Piala Dunia 2026
Dua pertandingan tersisa di fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini sangat penting bagi Timnas Indonesia.
Saat ini, posisi skuad Garuda cukup menjanjikan, namun belum aman. Jika berhasil finis di posisi dua besar grup, maka tiket langsung ke Piala Dunia 2026 bisa digenggam.
Namun jika hanya mampu finis di posisi tiga atau empat, maka perjuangan harus dilanjutkan ke fase keempat.
Patrick Kluivert menyadari besarnya tantangan yang dihadapi timnas.
Namun dengan persiapan matang, fasilitas kelas dunia, dan semangat juang para pemain, peluang lolos ke Piala Dunia bukanlah mimpi yang mustahil.












