CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Viral! Ayam Widuran Solo Ternyata Gunakan Bahan Nonhalal

Hanna Hanifah
25 Mei 2025
ayam widuran solo

Rumah makan legendaris Ayam Goreng Widuran di Solo Baru tengah menjadi sorotan publik setelah terungkap menu andalannya mengandung bahan nonhalal. (foto: tripadvisor)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SOLO, WWW.PASJABAR.COM – Rumah makan legendaris Ayam Goreng Widuran di Solo Baru tengah menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa salah satu menu andalannya mengandung bahan nonhalal.

Warung makan yang telah berdiri sejak 1973 ini mendadak menuai kontroversi dan banjir ulasan negatif. Karena selama bertahun-tahun dikira menyajikan makanan halal.

Kontroversi bermula dari unggahan akun Twitter @halalcorner pada Sabtu (24/5/2025) yang menyebut, “Ayam Widuran Solo, fix haram.”

Unggahan tersebut segera viral dan memicu ribuan reaksi dari warganet yang merasa tertipu. Banyak pelanggan mengaku baru menyadari adanya kandungan haram setelah kasus ini ramai dibicarakan di media sosial.

Tak berselang lama, melalui akun Instagram resminya @ayamgorengwiduransolo, pihak Ayam Goreng Widuran mengakui bahwa makanan mereka memang nonhalal.

Baca juga:   pastv || Suami Bunuh Istri Karena Istri Periksa HP Suami

Mereka menjelaskan bahwa proses memasak menggunakan bahan turunan babi, seperti lard atau minyak babi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang beredar di media sosial belakangan ini. Kami memahami bahwa hal ini menimbulkan keresahan dalam masyarakat,” tulis pihak manajemen.

“Sebagai langkah awal, kami telah mencantumkan keterangan NON-HALAL secara jelas di seluruh outlet dan media sosial resmi kami,” lanjut pernyataan tersebut.

Reaksi Konsumen

Sejumlah konsumen menyampaikan kekecewaannya melalui Google Review, memberikan ulasan bintang satu. Mereka menyesalkan tidak adanya informasi terbuka sebelumnya mengenai status kehalalan menu.

Baca juga:   Mahfud MD Klarifikasi Terkait Kasus Ferdy Sambo, Begini Katanya

Salah satu pengguna, Teguh Budianyo, local guide di Google, menulis bahwa ia pernah curiga dan bertanya langsung ke dapur.

“Ternyata memang menggunakan bahan non-halal. Langsung saya batalkan pesanan. Saya kecewa karena tidak ada informasi apa pun sebelumnya,” ungkapnya.

Kekecewaan juga disuarakan warganet lain. Akun @epicurina menyoroti penggunaan label halal tanpa kejelasan sertifikasi.

“Setelah 51 tahun beroperasi dan pernah mengklaim diri halal, akhirnya mengakui makanan mereka non-halal. Padahal ini restoran Jawa, masakan Jawa, dan stafnya sangat mungkin banyak yang muslim,” tulisnya.
Komentar senada muncul dari akun lain: “52 tahun pakai label HALAL, baru sekarang bilang kalau ternyata HARAM. Astagfirullah!”

Baca juga:   Jadwal PPDB Tahap 2 Berubah, Catat Tanggalnya

Kasus Ayam Goreng Widuran menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha kuliner akan urgensi transparansi informasi. Terutama di negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Penggunaan label halal tidak bisa dilakukan secara sembarangan, apalagi jika menyangkut kepercayaan dan prinsip konsumen.

Sejumlah warganet bahkan menyarankan agar konsumen lebih berhati-hati saat kulineran di Solo. Akun @ankoromochi_sa menulis, “Info dari teman yang kuliah di Solo, memang harus ekstra hati-hati pas makan di sana.”

Sementara akun @sultanfrozen menyarankan alternatif lain, “Mending beli ke Ayam Goreng Mbak Mul aja, yang muslim friendly dan jelas halal.” (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Ayam Goreng Widuranayam widuran solobahan nonhalal


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)
HEADLINE

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026

BANTEN, WWW.PASJABAR.COM – Pertandingan sengit akan tersaji pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 saat Dewa United FC...

Nyari Gawe

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026
Veda Ega Pratama menjalani latihan di Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras sebelum balapan di Moto3 Spanyol 2026. (Honda Team Asia)

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

17 April 2026
Persib Bandung

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026
halaman gedung sate

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026

Highlights

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.