BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung melaksanakan pendampingan terhadap massa unjuk rasa yang menuju Gedung Sate, Bandung, pada Senin pagi (21/7/2025).
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, mencakup wilayah hukum Polresta Bandung.
Puluhan personel Satlantas diterjunkan dalam kegiatan ini, termasuk Wakasat Lantas Polresta Bandung, KBO Satlantas, Kanit dan Kasubnit Turjawali, serta anggota Satlantas lainnya.
Dua Titik Kumpul Massa: Tol Soroja dan Rest Area KM 149
Pendampingan dimulai dari dua titik kumpul utama, yakni akses Tol Soroja dan Rest Area KM 149. Yang menjadi lokasi awal pergerakan massa menuju pusat pemerintahan Jawa Barat.
- Dari Gate Tol Soroja, terpantau sebanyak 26 kendaraan yang kemudian diarahkan menuju Gedung Sate dan dikawal bersama jajaran Polrestabes Bandung di Gerbang Tol Pasteur.
- Sementara dari Rest Area KM 149, terdapat 65 kendaraan yang juga bergerak ke lokasi aksi dan dikawal di Gerbang Tol Buahbatu.
Seluruh rangkaian pengawalan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Edukasi Keselamatan di Garasi Bus Wisata Soroja
Selain pengawalan massa, Satlantas Polresta Bandung juga menggelar kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas kepada para sopir bus wisata di Garasi Soroja.
Dalam keterangannya, AKP Agus Budi, Wakasat Lantas Polresta Bandung, menyampaikan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung Operasi Patuh Lodaya 2025, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas.
“Tadi pagi kami menggelar ‘Satlantas Menyapa’ di Garasi Bus Wisata Soroja. Dengan memberikan himbauan dan edukasi kepada para pengemudi agar selalu tertib berlalu lintas, terutama di jalur tol dan arteri,” ujar AKP Agus Budi.
Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bus umumnya terjadi karena faktor human error. Seperti berkendara melebihi batas kecepatan, menggunakan ponsel saat mengemudi, hingga melawan arus.
“Bus membawa banyak nyawa, jadi keselamatan harus dijaga. Jika masyarakat patuh dan menghindari pelanggaran, otomatis angka kecelakaan akan berkurang,” tegasnya.
Keselamatan Jadi Prioritas
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polresta Bandung dalam menjaga ketertiban lalu lintas. Khususnya dalam momen keramaian seperti aksi unjuk rasa.
Satlantas tak hanya fokus pada pengaturan arus kendaraan. Tetapi juga pada pencegahan risiko kecelakaan melalui edukasi langsung kepada para sopir.
Dengan pendekatan humanis dan pengawalan yang tertib, Polresta Bandung berharap mobilitas massa tetap aman. Dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. (ctk)












