Bandung, www.pasjabar.com — Kasus pencurian unik kembali terjadi di Kota Bandung. Bukan sepeda motor atau barang elektronik, kali ini seorang maling menyasar belasan pasang sepatu yang disimpan di kos-kosan warga. Kejadian tersebut berlangsung di kawasan Jalan Sirnagalih, Kota Bandung, Jawa Barat, pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Dalam rekaman CCTV, tampak seorang pria bertopi merah masuk ke area kos dengan memanjat tembok.
Dengan tenang, ia mulai memasukkan sepatu-sepatu penghuni kos yang tersusun rapi di rak ke dalam karung yang sudah disiapkan.
Aksinya semakin nekat karena ia juga naik ke lantai atas untuk mengambil sepatu tambahan milik penghuni lainnya.
Dalam 5 Menit Gasak 16 Pasang Sepatu
Menurut keterangan pemilik kos, Wanda, aksi maling tersebut berlangsung sangat cepat. Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, pelaku berhasil menggondol sembilan pasang sepatu dari satu kosan.
Tidak berhenti di situ, ia juga beraksi di kosan yang berada di belakang lokasi kejadian.
Secara total, ada 16 pasang sepatu yang raib digondol maling tersebut. Semua barang curian merupakan sepatu jenis sneakers dengan perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp3 juta.
Korban Pilih Tidak Melapor ke Polisi
Meski mengalami kerugian, pemilik kos dan para korban tidak langsung melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
Namun, mereka berharap pelaku bisa segera tertangkap agar menimbulkan efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya di tempat lain.
“Sepatu yang diambil total ada 16 pasang, kerugiannya lumayan sampai Rp3 juta. Kami berharap pelaku segera ditangkap supaya ada efek jera,” ujar Wanda, pemilik kos.
Pesan Kewaspadaan untuk Warga
Kasus pencurian sepatu di Bandung ini menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan tidak hanya menyasar barang berharga besar seperti motor atau gadget, melainkan juga barang-barang sehari-hari yang dianggap remeh.
Warga diimbau lebih waspada dengan menyimpan barang di tempat aman, memasang kamera pengawas, hingga melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
Fenomena maling sepatu ini menambah daftar panjang kasus pencurian yang kerap meresahkan warga, khususnya di kawasan permukiman padat dan kos-kosan mahasiswa. (Uby)












