www.pasjabar.com — Manchester United berhasil memperpanjang tren positif di Liga Inggris 2025/2026 setelah menumbangkan Liverpool di Anfield dengan skor 2-1, Minggu (19/10/2025). Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian dalam laga panas tersebut adalah kiper muda Setan Merah, Senne Lammens, yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang.
Lammens Jadi Penyelamat di Laga Panas Anfield
Menghadapi tekanan luar biasa dari para pemain Liverpool dan suporter tuan rumah, Senne Lammens tampil penuh percaya diri. Beberapa kali, ia melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Manchester United hingga akhir pertandingan.
Pelatih MU, Ruben Amorim, memberikan pujian tinggi kepada kiper berusia 23 tahun itu. “Dia sangat penting. Terkadang memang ada sedikit keberuntungan karena Liverpool punya dua tembakan yang mengenai tiang gawang, tetapi Lammens menunjukkan karakter dan kualitas besar,” ujar Amorim dikutip dari laman resmi klub.
Menurut sang pelatih, kemenangan kali ini bukan hanya hasil kerja keras tim, tetapi juga berkat kontribusi besar sang penjaga gawang. “Kami menang juga karena Lammens,” tegas Amorim.
Catat Rating Tertinggi di Laga Liverpool vs Man United
Berdasarkan data dari Fotmob, Senne Lammens menjadi pemain dengan rating tertinggi di laga Liverpool vs Manchester United, yakni 8,4. Nilai tersebut bahkan melampaui dua bintang lainnya, Bruno Fernandes (8,2) dan Harry Maguire (8,0).
Sepanjang pertandingan, Lammens tercatat membuat 5 penyelamatan penting, termasuk satu aksi krusial saat menepis tembakan keras Alexander Isak di babak pertama. Selain itu, ia juga mencatat 11 recoveries dan 1 kemenangan duel udara, menunjukkan keaktifannya dalam membaca permainan dan mengantisipasi serangan lawan.
Dua Laga, Dua Penampilan Gemilang
Menariknya, duel kontra Liverpool merupakan penampilan kedua Senne Lammens bersama Manchester United di ajang Premier League musim ini. Sebelumnya, ia tampil solid ketika MU menaklukkan Sunderland 2-0 di laga debutnya, di mana ia berhasil mencatat clean sheet dan memperoleh rating 8,6.
Konsistensi itu membuat publik Old Trafford semakin yakin bahwa klub akhirnya menemukan sosok penjaga gawang yang tepat. Lammens tampil dengan ketenangan dan refleks cepat yang mengingatkan fans pada era keemasan David De Gea.
Akhir dari Krisis Kiper Manchester United?
Sejak kepergian De Gea dua musim lalu, posisi penjaga gawang menjadi salah satu titik lemah Manchester United. Andre Onana dan Altay Bayindir belum mampu memberikan rasa aman di bawah mistar. Kini, kemunculan Senne Lammens seolah memberi harapan baru bagi tim dan suporter Setan Merah.
Dengan usia yang masih muda dan performa menjanjikan di dua laga awal, Lammens bisa menjadi investasi jangka panjang bagi MU. Jika ia terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin dirinya akan menjadi kiper utama untuk waktu yang lama dan menjadi bagian penting dari era baru Manchester United di bawah Ruben Amorim.












