www.pasjabar.com — Situasi panas tengah melanda markas Real Madrid usai insiden Vinicius Junior mengomel saat diganti dalam laga El Clasico kontra Barcelona akhir pekan lalu.
Meski belum menjatuhkan sanksi resmi, manajemen Los Blancos dikabarkan membekukan sementara pembicaraan perpanjangan kontrak sang bintang asal Brasil.
Aksi Emosional yang Buat Klub Murka
Dalam laga El Clasico di Santiago Bernabeu, Vinicius Jr tampak kesal ketika pelatih Real Madrid Xabi Alonso menariknya keluar lapangan di pertengahan babak kedua.
Kamera televisi menangkap momen Vinicius berbicara dengan nada tinggi, tampak memprotes keputusan pelatihnya.
Meski Alonso meredam situasi dengan tenang, insiden itu rupanya tidak disukai pihak klub.
Menurut laporan Tribuna, pihak manajemen Madrid menilai sikap Vinicius tidak mencerminkan profesionalisme, apalagi di laga sebesar El Clasico.
“Real Madrid belum memberikan hukuman resmi, namun pihak klub membekukan sementara pembicaraan perpanjangan kontrak Vinicius Jr sebagai bentuk evaluasi internal,” tulis laporan tersebut.
Kontrak di Real Madrid Masih Panjang, Tapi Negosiasi Tersendat
Vinicius Jr sejatinya masih terikat kontrak hingga Juni 2027. Namun sejak musim panas lalu, ia sudah mulai membicarakan perpanjangan kontrak dengan manajemen klub.
Bintang berusia 27 tahun itu meminta kenaikan gaji signifikan, yakni mendekati Kylian Mbappe, pemain dengan bayaran tertinggi di klub — sekitar 20 juta euro per tahun.
Madrid sempat menawarkan angka 18 juta euro plus bonus performa, tapi negosiasi berjalan alot.
Kini, setelah insiden di El Clasico, proses pembicaraan itu ditangguhkan sementara hingga situasi lebih kondusif.
“Pihak klub menilai saat ini bukan waktu yang tepat untuk bicara kontrak, terutama setelah insiden emosional tersebut,” ujar sumber internal Madrid yang dikutip media Spanyol.
Klub Arab Siap Menyergap
Situasi panas ini langsung menarik perhatian klub-klub Arab Saudi, terutama Al Hilal, yang dikabarkan siap menawarkan gaji selangit untuk memboyong Vinicius.
Namun, hingga kini sang pemain belum menunjukkan keinginan meninggalkan Eropa.
Vinicius masih betah di Madrid dan ingin menorehkan sejarah lebih panjang bersama klub yang membesarkan namanya itu.
Meski demikian, jika hubungan dengan klub terus memanas, peluang hengkang di musim panas 2026 tidak bisa dikesampingkan.












