www.pasjabar.com — Nama William Marcilio terus menjadi topik hangat di kalangan Bobotoh. Gelandang asal Brasil ini berada di ujung tanduk kariernya bersama Persib Bandung setelah serangkaian performa yang mengecewakan dan konflik terbuka dengan pelatih kepala, Bojan Hodak.
Marcilio, yang digadang-gadang menjadi pengganti sepadan bagi Ciro Alves atau Tyronne del Pino, kini hampir dipastikan tidak akan berseragam Maung Bandung lagi di putaran kedua Super League 2025/2026.
Sejak awal kedatangannya, performa William Marcilio kerap tidak konsisten, atau ‘angin-anginan’, sehingga ia sulit mendapatkan menit bermain yang reguler. Situasi ini memuncak setelah kekalahan Persib 2-3 dari Lion City Sailors di ajang ACL 2025/2026 di Singapura.
Amarah Bojan Hodak: ‘Beberapa dari Mereka Harus Ditendang!’
Kekalahan di Singapura menjadi titik didih bagi Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu meluapkan kemarahannya secara terbuka, khususnya kepada para pemain pengganti di babak kedua, termasuk Marcilio.
“Saya tidak senang dengan pemain yang masuk (sebagai pengganti di babak kedua) dan beberapa dari mereka harus bertanya kepada diri sendiri apakah sudah mengeluarkan permainan terbaik atau tidak,” ujar Hodak pasca laga.
Bojan Hodak tidak hanya mengkritik, tetapi juga mengisyaratkan konsekuensi serius bagi pemain yang gagal memenuhi standar tim di level kompetisi tinggi.
Ia dengan tegas menyatakan niatnya untuk mencoret pemain yang dianggap tidak selevel.
“Tentu saja ada beberapa dari mereka yang tidak akan berada di klub ini lagi. Beberapa dari mereka tidak berada dalam level ini,” tegasnya, mengirimkan sinyal bahaya yang jelas.
Pernyataan keras ini segera diikuti dengan tindakan nyata. Beberapa hari kemudian, Bojan Hodak memulangkan Marcilio ke Bandung, bahkan saat skuad Persib lainnya masih berada di Surabaya untuk mempersiapkan laga kontra Madura United.
“Wiliam saya kirim pulang ke Bandung, karena saya tidak senang dengan performa dia,” jelas Hodak pada Sabtu (29/11/2025).
Reaksi William Marcilio dan Konfirmasi Final dari Manajemen
Situasi sempat memanas ketika William Marcilio meluapkan kekecewaannya di Instagram Story.
Inti unggahan tersebut adalah keberatan Marcilio disalahkan atas kekalahan tim, mengingat ia hanya bermain selama beberapa menit. Namun, unggahan itu segera dihapus, menandai upaya meredam gejolak.
Tak lama kemudian, kabar final muncul. Asisten pelatih, Igor Tolic, mengonfirmasi bahwa Marcilio sudah tidak ikut sesi latihan tim sejak Selasa (2/12/2025).
Tolic menegaskan bahwa urusan Marcilio sudah ‘selesai’ di mata pelatih kepala.
“Pelatih kepala sudah selesai dengan ini, mungkin dari manajemen yang bisa (bicara). Saya tidak bicara dengan Wiliam dan mengucapkan selamat tinggal. Jadi hanya itu saja,” kata Igor Tolic.
Kepastian ini ditutup dengan konfirmasi dari pihak manajemen. Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), membenarkan bahwa Marcilio tidak akan dipertahankan.
“Wiliam Marcilio dilepas saja karena tidak sesuai dengan kriteria Persib, tidak sesuai dengan harapan pelatih Bojan Hodak, dan semua juga bisa menilai bagaimana kinerja Wiliam,” jelas Umuh, Rabu (3/12/2025).
Mencari Solusi Terbaik: Pemutusan Kontrak dan Masa Depan
Meskipun sudah ada kesamaan niat antara pelatih dan manajemen untuk melepas Marcilio, pemisahan ini tidak bisa dilakukan semudah memulangkannya.
Sang pemain masih terikat kontrak dua tahun dengan Persib hingga tahun 2027.
Opsi yang paling mungkin diambil adalah pemutusan kontrak, namun hal ini memerlukan negosiasi detail dan kesepakatan bersama mengenai klausul kontrak yang tersisa.
Manajemen dan perwakilan pemain kini tengah mencari solusi terbaik yang menguntungkan kedua belah pihak, agar perpisahan dapat dilakukan secara profesional dan resmi sebelum putaran kedua dimulai. (Ars)












