TANGERANG, WWW.PASJABAR.COM – Harapan baru bagi masa depan sepak bola tanah air resmi mendarat. Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman tiba di Indonesia. Ia telah menginjakkan kaki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (10/1/2026) siang.
Kedatangan juru taktik asal Inggris ini bukan sekadar pergantian nakhoda biasa, melainkan awal dari proyek ambisius PSSI untuk membawa Skuad Garuda terbang lebih tinggi di kancah internasional.
Herdman, yang memiliki reputasi mentereng setelah membawa Timnas Kanada mentas di Piala Dunia 2022, mendarat sekitar pukul 13.20 WIB.
Kehadirannya di Indonesia disambut antusias, meskipun ia keluar melalui jalur VVIP untuk menjaga privasi keluarganya yang turut serta diboyong ke Jakarta.
John Herdman Tiba di Indonesia Boyong Keluarga dan Gerbong Kepelatihan Profesional
John Herdman menunjukkan keseriusannya menangani sepak bola Indonesia tidak hanya lewat kata-kata, tetapi juga tindakan.
Pelatih berusia 50 tahun ini memboyong istri dan ketiga anaknya—Clare Louise, Jay Joshua, dan Lilly May—untuk menetap di Indonesia.
Langkah ini menandakan komitmen jangka panjang sang pelatih untuk beradaptasi dengan budaya dan lingkungan sepak bola nasional.
Tak hanya keluarga, Herdman juga membawa “otak” di balik performa fisik timnya, yakni Cesar Marius Philippe Meylan.
Philippe bukan sekadar asisten pelatih biasa; ia adalah seorang pakar dan peneliti terkemuka di bidang ilmu olahraga (sport science) serta fisiologi olahraga.
Keahlian Philippe dalam menangani fisik atlet remaja dan profesional diharapkan menjadi solusi bagi masalah klasik Timnas Indonesia, yaitu ketahanan fisik yang kerap kendur di menit-menit krusial.
Target Strategis: Piala AFF hingga Piala Asia 2027
PSSI mengikat Herdman dengan kontrak durasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya.
Namun, perpanjangan tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma. PSSI menetapkan parameter keberhasilan yang sangat jelas, yakni performa dan pencapaian di ajang Piala Asia 2027.
Sebelum melangkah ke panggung Asia, Herdman akan diuji melalui agenda padat di tahun 2026.
Ujian pertamanya adalah FIFA Series 2026 pada Maret mendatang, disusul dengan ajang paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara, Piala AFF 2026.
Publik menaruh ekspektasi tinggi agar Herdman mampu memutus dahaga gelar juara di kawasan ASEAN yang selama ini sulit diraih oleh Indonesia.
Rangkap Jabatan dan Fokus Pembinaan Usia Muda
Salah satu poin krusial dalam kontrak Herdman adalah tanggung jawabnya yang juga mencakup jabatan sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23.
PSSI tampaknya ingin menciptakan sinkronisasi taktik antara tim senior dan tim kelompok umur agar transisi pemain berjalan lebih mulus.
Tugas berat sudah menanti Herdman di level U-23, yaitu ajang Asian Games 2026 di Jepang.
Dengan membawa asisten pakar fisiologi, Herdman diharapkan mampu membangun fondasi fisik yang kuat bagi para pemain muda Indonesia sejak dini.
Integrasi ilmu olahraga yang dibawa oleh gerbong kepelatihan Herdman diprediksi akan mengubah paradigma latihan Timnas Indonesia menjadi lebih berbasis data dan metodologi modern.
John Herdman tiba di Indonesia, Harapan Publik pada Konferensi Pers Senin Mendatang
Setelah kedatangannya yang tertutup di bandara, John Herdman dijadwalkan akan diperkenalkan secara resmi kepada publik dan media oleh PSSI pada Senin (12/1).
Sesi ini menjadi momen yang sangat dinanti untuk mendengarkan visi, misi, serta filosofi permainan yang akan ia terapkan di tanah air.
Masyarakat sepak bola nasional berharap sentuhan “tangan dingin” Herdman yang pernah sukses di Amerika Utara bisa menular ke Asia Tenggara.
Dengan dukungan sport science yang kuat dan rekam jejak kepemimpinan yang teruji, era John Herdman diharapkan mampu membawa Indonesia tidak hanya menjadi macan di ASEAN, tetapi juga pesaing yang disegani di level kontinental.
Rangkuman Profil & Agenda John Herdman
| Elemen | Detail |
| Durasi Kontrak | 2 Tahun (Opsi Perpanjangan hingga 2030) |
| Spesialisasi Staf | Sport Science & Fisiologi Olahraga (Cesar Philippe) |
| Target Utama | Juara AFF 2026 & Prestasi Piala Asia 2027 |
| Tugas Tambahan | Pelatih Timnas U-23 (Asian Games 2026) |












