CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 31 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Jenius Taktik dari Sinigaglia: Alasan Luciano Spalletti Kagumi Eksperimen Ruang Cesc Fabregas Pelatih Como 1907

pri
14 Januari 2026
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

TURIN, WWW.PASJABAR.COM – Di tengah euforia kemenangan telak 5-0 Juventus atas Cremonese, perhatian pelatih Luciano Spalletti justru tertuju pada sensasi lain di Liga Italia: Cesc Fabregas. Pelatih legendaris Italia tersebut memberikan pujian yang tidak biasa kepada juru taktik Como 1907 itu, menyebutnya sebagai pelatih masa depan yang memiliki ketelitian luar biasa terhadap detail teknis.

Apa yang membuat Spalletti begitu terpesona bukan hanya posisi Como di papan atas, melainkan keberanian Fabregas melakukan perubahan fisik pada lapangan stadion demi menunjang filosofi taktiknya.

Rahasia Satu Meter: Eksploitasi Ruang di Giuseppe Sinigaglia

Salah satu poin yang disoroti Spalletti adalah keputusan Fabregas untuk memperlebar lapangan Stadion Giuseppe Sinigaglia sebanyak satu meter (50 cm di sisi kiri dan 50 cm di sisi kanan).

Baca juga:   Persib Bandung Siap Hadapi Tim Tamu Malut United

Meski terdengar sederhana, secara taktis perubahan ini memberikan dampak masif bagi sistem permainan Como.

Dengan lapangan yang lebih luas, para pemain sayap I Lariani memiliki ruang manuver yang lebih lebar untuk menarik bek lawan keluar dari posisinya.

Hal ini menciptakan celah di area half-space yang bisa dieksploitasi oleh gelandang kreatif Como.

“Saya membaca bahwa Fabregas memperlebar lapangan sejauh satu meter. Jika saya seorang pemain sepak bola, saya ingin sekali dilatih olehnya,” puji Spalletti.

Baginya, kemampuan memikirkan detail sekecil dimensi lapangan membuktikan bahwa Fabregas memiliki visi tingkat tinggi dalam memaksimalkan potensi skuadnya.

Dongeng Como 1907: Cesc Fabregas Bawa Promosi Menjadi Penantang Gelar 

Transformasi Como 1907 di bawah kepemimpinan Fabregas memang fenomenal.

Baca juga:   Federico Chiesa, Bertahan di Juventus atau Pindah ke Manchester United?

Klub milik konglomerat Indonesia, Hartono Bersaudara, ini tidak sekadar mampir di kasta tertinggi.

Setelah finis di urutan ke-10 pada musim debutnya (2024-2025), Como kini melesat menjadi penantang serius zona Eropa.

Hingga paruh musim 2025-2026, Como bertengger di posisi keenam dengan 34 poin dari 19 laga.

Konsistensi ini membuat banyak pihak, termasuk Spalletti, melihat Fabregas sebagai pelatih yang mampu membawa identitas permainan modern—berbasis penguasaan bola dan pemanfaatan ruang—ke dalam kultur sepak bola Italia yang cenderung defensif.

Karier Melesat Sang Legenda Arsenal

Perjalanan karier Fabregas di Como adalah contoh sukses transisi dari pemain menjadi pelatih.

Bergabung sebagai pemain pada 2022, pensiun pada 2023, dan memulai dari tim U-19, Fabregas kini telah menjelma menjadi otak di balik kesuksesan tim utama dengan kontrak hingga 2028.

Baca juga:   Pasokan Jagung Picu Harga Daging Ayam Meroket

Dukungan finansial yang sehat dari manajemen serta kebebasan taktis yang diberikan kepada Fabregas menciptakan ekosistem high-performance yang jarang ditemukan di klub promosi lainnya.

Pengakuan dari Spalletti, seorang pelatih juara yang membawa Napoli meraih Scudetto, menjadi stempel bahwa Fabregas kini telah sejajar dengan para pelatih elit di Serie A.

Statistik Performa Como 1907 di Bawah Cesc Fabregas

Aspek Musim 2024-2025 Musim 2025-2026 (Paruh Musim)
Posisi Klasemen 10 (Akhir Musim) 6 (Paruh Musim)
Koleksi Poin Stabil di Papan Tengah 34 Poin (19 Pertandingan)
Filosofi Bermain Adaptasi Serie A Dominasi Ruang & Penguasaan Bola
Status Stadion Standar Diperlebar 1 Meter untuk Wing-Play
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita bola ItaliaCesc FabregasComo 1907Giuseppe SinigagliaHartono Bersaudarajuventusliga italiaLuciano SpallettiSerie ATaktik Sepak Bola


Related Posts

Kiper Cremonese Emil Audero Mulyadi. (Foto: Getty Images/Simone Arveda)
HEADLINE

Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese di Parkiran Stadion, Gara-gara Terlalu Asyik Wawancara Dengan Wartawan Indonesia!

26 Januari 2026
"Gol cepat Alieu Fadera membawa Sassuolo menang 1-0 atas Cremonese, dengan rating Jay Idzes dan Emil Audero hampir seimbang.(AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Duel Penggawa Garuda Di Italia: Jay Idzes Bantu Sassuolo Taklukkan Cremonese Saat Emil Audero Alami Nasib Sial Di Stadion Mapei

26 Januari 2026
Juventus menang 3-0 atas Napoli, Filip Kostic mencetak gol penutup sebagai supersub(AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Supersub Beraksi! Gol Roket Filip Kostic Lengkapi Penderitaan Napoli, Juventus Menang Telak 3-0 di Allianz Stadium!

26 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

NASA misi luar angkasa
HEADLINE

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026

# NASA misi luar angkasa FLORIDA, WWW.PASJABAR.COM -- NASA kembali menegaskan langkah seriusnya dalam pengembangan industri luar...

Indonesia vs Irak futsal

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

31 Januari 2026
Fast Forever

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

31 Januari 2026
Persib vs Persis Solo

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

31 Januari 2026
Raffi Ahmad longsor Bandung Barat

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

31 Januari 2026

Highlights

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

Sony Pictures Perkenalkan Pemeran Biopik The Beatles yang Rilis 2028

Gim Sepak Bola UFL Soccer Game 2026 Resmi Rilis di Android

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.