NOTTINGHAM, WWW.PASJABAR.COM – Arsenal gagal memanfaatkan momentum untuk menjauh di puncak klasemen Premier League setelah hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Nottingham Forest, Minggu (18/1/2026) dini hari WIB. Laga ini diwarnai Mikel Arteta protes keras keputusan VAR.
Laga pekan ke-22 yang berlangsung di City Ground Stadium ini diwarnai ketegangan dan kontroversi keputusan wasit di menit-menit akhir.
Meski rival terdekat mereka, Manchester City, kalah dari Manchester United, The Gunners gagal memperlebar jarak menjadi sembilan poin dan harus puas hanya membawa pulang satu angka dari markas tim asuhan Sean Dyche.
Dominasi Tanpa Gol: Lini Depan Arsenal Buntu
Sejak awal laga, Arsenal sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. Peluang emas pertama hadir di menit ke-28 melalui umpan silang Ben White, namun baik Viktor Gyokeres maupun Declan Rice gagal melakukan sentuhan akhir yang mematikan.
Lini belakang Nottingham Forest tampil sangat disiplin dan rapi di bawah komando Murillo. Kehadiran Ibrahim Sangare di lini tengah Forest juga menjadi kunci penahan alur serangan Martin Zubimendi dan kolega.
Forest bahkan sempat mengancam lewat serangan balik Gyokeres di akhir babak pertama, namun skor kacamata tetap bertahan hingga turun minum.
Kontroversi VAR: Arteta Protes Keras Keputusan VAR
Momen paling krusial terjadi sekitar 10 menit sebelum pertandingan berakhir. Arsenal menuntut penalti setelah Ola Aina terlihat melakukan handball di dalam kotak terlarang.
Namun, setelah melalui tinjauan VAR, wasit memutuskan untuk tetap melanjutkan permainan.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Ia mempertanyakan logika penjelasan VAR yang menyebut bola mengenai bahu. “Penjelasan mereka tidak benar.
Urutannya benar bahwa bola mengenai bahu, tetapi kemudian dia (Ola Aina) menangkap bola dengan tangan. Menurut pendapat saya, itu adalah penalti yang sangat jelas,” tegas Arteta.
Setalah Arteta Protes Keras Keputusan VAR, Ia Tetap Positif
Meskipun gagal menang, Arteta mencoba tetap positif. Hasil ini memang menjadi kali ketiga Arsenal gagal mencetak gol dalam dua laga liga beruntun, namun ia menganggap satu poin tetaplah sebuah kemajuan dalam persaingan gelar juara yang ketat musim ini.
“Setiap minggu adalah kesempatan. Kami mengambil langkah yang lebih kecil, bukan langkah yang kami inginkan, tetapi itu tetaplah sebuah langkah,” ujarnya.
Hasil ini membuat Arsenal tetap berada di puncak klasemen, namun dengan margin yang tidak selebar ekspektasi awal.
Statistik Pertandingan: Forest vs Arsenal
| Parameter | Nottingham Forest | Arsenal |
| Skor Akhir | ||
| Penguasaan Bola | 35% | 65% |
| Peluang Krusial | Serangan Balik Gyokeres | Klaim Penalti (Handball Aina) |
| Pemain Kunci | Ibrahim Sangare | Declan Rice |
| Status Klasemen | Jauh dari Zona Bawah | Puncak Klasemen |












