TURIN, WWW.PASJABAR.COM – Kemenangan krusial Juventus atas Benfica dalam lanjutan fase liga Liga Champions, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB, menyisakan cerita drama di pinggir lapangan. Di tengah keberhasilan Bianconeri mengamankan poin penuh di kandang sendiri, pelatih Luciano Spalletti justru tertangkap kamera terlibat adu mulut dengan suporternya sendiri.
Laga yang berlangsung di Allianz Stadium tersebut memang berjalan dengan tekanan mental yang sangat tinggi, mengingat posisi Juventus yang belum sepenuhnya aman di papan klasemen.
Meskipun pada akhirnya Juventus berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0, emosi yang meluap dari sang pelatih menunjukkan betapa besarnya beban yang dipikul untuk membawa raksasa Turin tersebut kembali ke jalur kejayaan di kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Kebuntuan Babak Pertama dan Cemoohan dari Tribun
Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup lambat, di mana Juventus tampak kesulitan membongkar pertahanan disiplin Benfica.
Alih-alih tampil agresif sebagai tuan rumah, pasukan Luciano Spalletti justru terlihat kurang menggigit dan sering kehilangan penguasaan bola di area krusial.
Performa yang dianggap di bawah standar tersebut memicu rasa frustrasi dari pendukung setia yang memadati stadion.
Puncaknya, saat wasit meniup peluit tanda turun minum dengan skor kacamata, sorakan cemoohan atau siulan kekecewaan menggema dari tribun penonton.
Tekanan publik Turin ini tampaknya mulai mengusik ketenangan Spalletti, yang merasa bahwa timnya sedang berjuang di bawah bayang-bayang kegagalan untuk mengamankan tiket lolos otomatis.
Insiden Spalletti Adu Mulut di Tepi Lapangan
Memasuki awal babak kedua, Juventus belum menunjukkan perubahan signifikan yang membuat Benfica sempat mengancam pertahanan tuan rumah.
Dalam momen penuh tekanan tersebut, Luciano Spalletti akhirnya lepas kendali. Reporter Amazon Prime, Alessandro Alciato, yang berada di posisi pitchside melaporkan bahwa Spalletti terlibat adu mulut secara terbuka dengan seorang suporter yang duduk tepat di belakang bangku cadangan pemain.
Suasana menjadi canggung ketika sang pelatih kedapatan melontarkan omelan pedas sebagai balasan atas kritik dari tribun.
“Lain kali, tinggal di rumah saja!” teriak Spalletti dengan nada emosi yang tinggi.
Ucapan tersebut menjadi bukti nyata bahwa tensi pertandingan telah merasuki pikiran sang juru taktik hingga ia kehilangan kesabaran dalam menghadapi ekspektasi suporter.
Pengakuan Spalletti Mengenai Ketakutan dan Tekanan Hingga Adu Mulut
Pasca-pertandingan, suasana sedikit mereda setelah gol dari Khephren Thuram di menit ke-55 dan Weston McKennie sembilan menit kemudian memastikan kemenangan bagi Juventus.
Dalam sesi wawancara, Spalletti memberikan penjelasan jujur mengenai alasan di balik emosinya yang meledak di tengah laga.
Ia mengaku sempat didera ketakutan luar biasa bahwa timnya tidak akan mampu memecah kebuntuan dan meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan.
“Terkadang saya merasa takut kami tidak akan berhasil, dan itulah sifat asli saya. Ini pertandingan yang sangat penting bagi posisi kami di klasemen. Begitu banyak risiko jika kami gagal menang hari ini, sehingga ketegangan yang menumpuk di dalam diri saya sulit untuk dibendung,” jelas mantan pelatih Napoli tersebut kepada Amazon Prime Video Italia.
Peluang Lolos Otomatis dan Tantangan Melawan Monaco
Berkat kemenangan ini, Juventus kini merangkak naik ke peringkat 15 klasemen fase liga dengan koleksi 12 poin. Hasil ini setidaknya sudah mengamankan posisi Si Nyonya Tua di zona playoff Liga Champions.
Namun, ambisi Spalletti tidak berhenti di situ; ia mengincar tiket lolos otomatis ke babak 16 besar yang masih mungkin diraih jika mereka mampu menumbangkan AS Monaco pada pekan terakhir.
Kemenangan atas Benfica ini menjadi modal berharga bagi mentalitas pemain, meskipun Spalletti menyadari masih banyak aspek yang harus diperbaiki, terutama dalam menjaga penguasaan bola agar tidak memberikan tekanan yang tidak perlu pada lini pertahanan.
Pekan depan akan menjadi ujian final bagi Spalletti untuk membuktikan apakah ia bisa mengelola emosi dan taktiknya demi membawa Juventus melangkah lebih jauh tanpa harus melewati babak tambahan.
Statistik Juventus vs Benfica (Matchday 7)
| Parameter | Catatan Pertandingan |
| Skor Akhir | Juventus 2 – 0 Benfica |
| Pencetak Gol | K. Thuram (55′), W. McKennie (64′) |
| Poin Saat Ini | 12 Poin (Peringkat 15) |
| Statistik Spalletti | 1 Adu Mulut dengan Fans |
| Status Kelolosan | Minimal Mengamankan Playoff |












