BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan ekstrem, yang diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Bandung Raya selama puncak musim penghujan. Selain hujan lebat, BMKG juga mengimbau kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang hingga April 2026 mendatang.
Memasuki bulan Januari, sejumlah wilayah di Bandung Raya mulai diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Dalam beberapa kejadian, hujan bahkan disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan data BMKG Bandung, wilayah Bandung Raya saat ini telah resmi memasuki musim penghujan. Kondisi tersebut meningkatkan peluang terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan deras dalam durasi singkat yang disertai angin kencang maupun petir.
Potensi Bencana Hidrometeorologi Masih Mengintai
BMKG Bandung mencatat, meskipun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat umumnya berlangsung dalam waktu relatif singkat, dampaknya tetap berpotensi menimbulkan bencana. Beberapa wilayah rawan dilaporkan mengalami genangan, banjir lokal. Hingga kejadian pohon tumbang akibat kombinasi curah hujan tinggi dan angin kencang.
Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer selama musim penghujan memungkinkan terjadinya hujan lebat secara tiba-tiba.
“Wilayah Bandung Raya saat ini berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan ekstrem. Yang dapat disertai angin kencang dan petir. Meski durasinya singkat, dampaknya tetap perlu diwaspadai,” ujar Teguh Rahayu.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi mereka yang beraktivitas di wilayah rawan bencana.
“Di musim penghujan ini, kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan serta tetap berhati-hati dan waspada. Khususnya bagi yang berada di bantaran sungai dan di jalan-jalan yang memiliki banyak pohon besar,” katanya.
BMKG Bandung juga mengingatkan agar masyarakat terus memantau informasi cuaca terkini. Dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG sebagai langkah antisipasi. Untuk mengurangi risiko akibat cuaca ekstrem hingga beberapa bulan ke depan. (uby)












