CISARUA, WWW.PASJABAR.COM — Pencarian korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuning Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat telah memasuki hari keenam pada Kamis (29/1/26) sore. Tim SAR Gabungan kembali menemukan jasad korban di lokasi bencana meskipun kondisi cuaca di lapangan sedang diguyur hujan sangat. Hingga saat ini petugas telah berhasil mengevakuasi total 56 kantong jenazah dari timbunan material tanah longsor tersebut.
Berdasarkan data resmi sebanyak empat puluh satu jenazah telah berhasil teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
Namun petugas menduga masih terdapat sekitar dua puluh empat warga lainnya yang dilaporkan hilang dan masih tertimbun material tanah.
Proses Identifikasi Tim DVI Dan Pemeriksaan Sampel DNA Korban
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan bahwa seluruh kantong jenazah yang diterima akan diproses hingga tuntas.
Proses identifikasi jenazah mencakup pemeriksaan mendalam terhadap sampel DNA bagi korban yang sulit dikenali secara fisik oleh tim ahli.
Kombes Pol Hendra menjelaskan bahwa proses pemeriksaan DNA tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat belas hari hingga hasil keluar.
Tim DVI menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan seluruh proses identifikasi para korban bencana longsor Cisarua ini secara sangat profesional.
Upaya identifikasi dilakukan demi memastikan bahwa seluruh korban dapat segera dikembalikan kepada keluarga mereka masing-masing dengan data yang akurat.
Tantangan Medan Dan Kewaspadaan Petugas Di Lokasi Pencarian
Petugas Tim SAR terus melakukan upaya pencarian dengan tingkat kewaspadaan tinggi mengingat kondisi tanah yang masih sangat tidak stabil.
Curah hujan yang turun pada Kamis sore menjadi tantangan berat bagi petugas dalam mengoperasikan alat berat di area longsoran.
Meskipun menghadapi medan yang sulit semangat tim gabungan tidak surut demi menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang tersebut.
Area Kampung Pasir Kuning kini menjadi fokus utama evakuasi karena diduga masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan.
Masyarakat sekitar dihimbau untuk tetap menjauhi zona bahaya guna menghindari potensi terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Penanganan Bencana Bandung Barat
Koordinasi antara jajaran Polri serta TNI dan Basarnas terus diperkuat guna mempercepat proses evakuasi korban bencana alam di Cisarua.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga telah menyiapkan posko darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tanah longsor.
Bantuan logistik serta tim medis terus disiagakan di sekitar lokasi bencana untuk memberikan pertolongan pertama bagi para relawan evakuasi.
Seluruh pihak berharap agar cuaca pada hari-hari mendatang mendukung proses pencarian sehingga sisa korban hilang dapat segera ditemukan semua.
Duka mendalam masih menyelimuti warga Cisarua seiring dengan terus bertambahnya jumlah kantong jenazah yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.
Statistik Evakuasi Korban Longsor Cisarua (Update Kamis)
| Kategori Data | Jumlah Jiwa / Kantong | Keterangan Status |
| Total Kantong Jenazah | 56 Kantong | Sudah Dievakuasi Tim SAR |
| Teridentifikasi | 41 Jenazah | Sudah Diserahkan ke Keluarga |
| Belum Teridentifikasi | 15 Jenazah | Dalam Proses Identifikasi/DNA |
| Dalam Pencarian | 24 Orang | Diduga Masih Tertimbun |
(Uby)












