WWW.PASJABAR.COM – Bek Persib Bandung Federico Barba membongkar kondisi internal tim jelang laga kontra Madura United. Sesuai jadwal, laga Persib vs Madura United pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (26/2/2026) malam.
Persib sendiri akan tampil tanpa dipimpin pelatih Bojan Hodak dari pinggir lapangan. Itu karena sang pelatih terkena akumulasi kartu kuning.
Alhasil, Bojan Hodak tak bisa mendampingi tim di pinggir lapangan. Ia justru hanya bisa jadi penonton dan duduk di tribun.
Tanpa Bojan Hodak, Federico Barba mengungkap tak masalah. Ia pun membocorkan kesiapan pemain tampil melawan Madura United.
Sebab, Persib tetap punya sosok lain yang tak kalah hebat. Igor Tolic akan jadi pelatih kepala sementara di laga itu. Para pemain pun sangat mempercayai sang asisten pelatih.
“Tidak masalah, (kehilangan pelatih) itu bisa kapan saja terjadi musim ini. Kalian tahu, kami siap dan kami punya coach Igor di sini dan bagi kami itu sama,” kata Federico Barba, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, Persib punya modal penting untuk mengarungi setiap pertandingan. Pemain sudah sangat kompak dan sadar mereka adalah sebuah tim.
Sehingga, siapapun yang bermain, mereka akan berusaha tampil solid. Tujuannya jelas, mengupayakan kemenangan demi memperbesar kans menjadi juara di akhir musim.
Berusaha Tak Kebobolan
Sementara itu, Persib sendiri sejauh ini dikenal sebagai salah satu tim paling tangguh di Super League, khususnya dalam urusan bertahan. ‘Maung Bandung’ jadi tim paling minim kebobolan.
Dari 21 laga yang sudah dijalani, Persib baru kebobolan 11 gol saja. Sebaliknya, Persib sdah mencetak 32 gol ke gawang lawan.
Kini, pertahanan Persib akan kembali diuji oleh Madura United. Federico Barba pun berharap Persib tak kebobolan.
Namun, ia menegaskan permainan tak melulu soal pertahanan. Sebab, Persib juga harus mencetak gol.
Yang pasti, setiap pemain akan berusaha mengerahkan kemampuan terbaik sesuai peran yang harus dijalankan. Begitu juga dengan dirinya. Ia akan berusaha membantu Persib tak kebobolan.
“Saya pikir di akhir yang paling penting adalah memenangkan permainan. Jadi ketika kita bisa menang tanpa kebobolan, itu yang terbaik bagi saya karena saya juga berusaha (tidak kebobolan),” tegas Federico Barba. (ars)












