BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ribuan kendaraan pemudik masih memadati jalur selatan Jawa Barat, tepatnya di Jalan Nasional Pasirkoja, Bandung, pada Jumat (20/3/2026) pagi. Arus lalu lintas didominasi kendaraan roda dua yang memilih melakukan perjalanan mudik satu hari menjelang Lebaran.
Kepadatan terlihat sejak pagi hari, dengan antrean sepeda motor yang terus mengalir menuju berbagai daerah di selatan Jawa Barat. Para pemudik ini umumnya baru mendapatkan waktu libur kerja sehingga memilih berangkat mendekati hari raya.
Selain faktor waktu, efisiensi biaya menjadi alasan utama pemudik menggunakan sepeda motor. Kendaraan roda dua dinilai lebih hemat dan fleksibel untuk menempuh perjalanan jarak menengah, terutama bagi keluarga yang ingin menekan pengeluaran selama mudik Lebaran.
Pemudik Pilih Motor Demi Hemat Biaya
Salah satu pemudik di Bandung, Agus, mengaku memilih mudik menggunakan sepeda motor bersama keluarganya. Ia berangkat dari Padalarang menuju Garut dengan membonceng istri dan dua anaknya.
“Saya pilih naik motor karena lebih hemat biaya, apalagi bawa keluarga. Tiket juga sekarang susah, jadi lebih praktis pakai motor,” ujarnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa sepeda motor masih menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan biaya dan waktu.
Diperkirakan, kepadatan kendaraan roda dua di jalur ini akan terus meningkat hingga malam takbiran. Aparat setempat pun mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman. (uby)












