WWW.PASJABAR.COM – Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) mengirimkan 24 atlet untuk memperkuat tim nasional wushu junior Indonesia pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-10 tahun 2026 yang akan digelar di Tianjin, China, pada 23–31 Maret mendatang.
Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari berbagai kejuaraan nasional. Mereka diproyeksikan menjadi generasi penerus atlet senior Indonesia di level internasional.
“Mereka adalah calon atlet masa depan Merah Putih. Jadi, mereka perlu lebih banyak menambah jam terbang internasional. Sehingga bisa menggantikan posisi atlet senior di ajang single maupun multievent internasional,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya di Jakarta.
Ia menambahkan, PB WI tidak membebani target khusus kepada para atlet. Namun, pihaknya berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal. Dan meraih prestasi terbaik di ajang tersebut.
Persiapan Menuju Regenerasi Atlet Nasional
Timnas wushu junior Indonesia yang diberangkatkan terdiri dari atlet nomor taolu dan sanda. Sebagai bagian dari persiapan, PB WI telah menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Jakarta. Untuk nomor taolu, serta di Semarang, Jawa Tengah, untuk nomor sanda.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan teknik para atlet sebelum bertanding di tingkat dunia. Selain itu, keikutsertaan dalam kejuaraan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Dalam membangun regenerasi atlet nasional.
Indonesia sendiri memiliki catatan prestasi yang cukup gemilang di ajang serupa. Pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2024 di Brunei Darussalam, Indonesia berhasil meraih posisi runner-up. Dengan perolehan 10 medali emas, 10 medali perak, dan 9 medali perunggu.
Tidak hanya itu, prestasi wushu Indonesia juga terbilang konsisten di berbagai ajang internasional. Indonesia tercatat menjadi juara umum pada SEA Games 2023 di Kamboja. Dan kembali mempertahankan gelar tersebut pada SEA Games 2025 di Thailand.
Sementara di level Asian Games, cabang olahraga wushu turut menyumbangkan medali emas bagi Indonesia. Masing-masing pada edisi Jakarta 2018 dan Hangzhou 2022.
Keikutsertaan 24 atlet junior ini diharapkan dapat melanjutkan tradisi prestasi tersebut. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan wushu di dunia. (han)









