PANGANDARAN, WWW.PASJABAR.COM – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan pentingnya anak-anak sejak dini, dikenalkan dengan bertani. Misalnya pada saat di sekolah mulai dari PAUD dan sekolah dasar. Dengan demikian, sejak dini mereka akan mengenal jenis-jenis hasil pertanian dan tertarik untuk bertani ketika dewasa.
“Anak usia dini harus mulai diperkenalkan dengan pertanian, supaya mereka di saat dewasa mengenal dunia pertanian. Saya senang anak-anak PAUD sudah dkenalkan dengan pertanian, mudah-mudahan nanti mereka tidak anti-bertani,” katanya.
Uu juga menekankan, pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat menekuni pertanian. Apalagi di masa pandemi COVID-19 justru sektor pertanian yang mampu bertahan dibandingkan dengan sektor industri.
“Jadi pemerintah harus memberikan pengertian pada masyarakat untuk tidak membangun (alih fungsi lahan) pada sawah-sawah yang bagus. Saya minta pada petani jangan menjual sawah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Sutriaman mengungkapan produk tanaman berupa rempah yang diunggulkan adalah kapulaga sebagai komoditi penghasil terbesar di Jawa Barat, baik dari kualitas, maupun kuantitas.
“Ke depannya kami akan mengembangkan komoditi baru sebagai penunjang agrowisata berupa buah anggur,” ujar Sutriaman. (*/ytn)












