BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ratusan pengemudi ojek online (ojol) melakukan aksi unjuk rasa di Balaikota Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/3/2022). Dalam aksi offbid masal ini, mereka menuntut penyesuaian tarif pada semua layanan aplikator, yang dirasakan pengemudi untuk tarif saat ini sangatlah minim di tengah pandemi COVID-19.
Koordinator aksi, Alif Nugraha mengatakan menuntut, agar menghentikan potongan komisi pendapatan 20 persen. Juga mendesak agar Pemerintah Kota Bandung, mencabut izin operasi bagi aplikator yang tidak mengikuti peraturan yang berlaku. Meminta Pemerintah Kota Bandung, untuk memberikan kepastian perlidungan hukum bagi pengemudi online mengenai tarif kemitraan.
Aksi unjuk rasa ini dijaga ketat kepolisian dari Polrestabes Bandung, agar tidak terjadi kericuhan. Aksi ini pun sempat mengalami kepadatan arus lalulintas, di kawasan Balaikota Bandung. (uby)












