CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Dosen Unpad Kembangkan Terapi Rasa Takut dan Fobia Melalui Teknologi VR

Nissa Ratna
3 November 2022
Dosen Unpad Kembangkan Terapi Rasa Takut dan Fobia Melalui Teknologi VR

Dosen Unpad Kembangkan Terapi Rasa Takut dan Fobia Melalui Teknologi VR (Foto: Kanal Media Unpad)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Proses terapi rasa takut dan fobia dalam diri seseorang memerlukan peran Psikolog.

Dalam menangani kasus tersebut, psikologi memiliki prosedur intervensi yang dilakukan oleh para Psikolog.

Salah satu kendala dalam pelaksanaan prosedur tersebut adalah memiliki biaya tinggi dan tenaga pendukung yang kompeten.

Berangkat dari kondisi tersebut, Dosen Departemen Psikologi Klinis Fakutas Psikologi Universitas Padjadjaran Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., PhD, mengembangkan perangkat Virtual Reality (VR) berbasis Virtual Reality Exposure Therapy untuk terapi rasa takut dan fobia.

Teknologi  VR memiliki keunggulan potensial dalam melakukan terapi untuk mengatasi rasa takut dan fobia.

“Pertama, penggunaannya mudah. Seseorang bisa mengundang sesuatu/lingkungan yang dia takuti tanpa harus ke dunia nyatanya,” ungkap Aulia dalam acara Hard Talk Edisi “Virtual Reality untuk Terapi Rasa Takut dan Fobia” di kanal YouTube Unpad, Selasa (1/11/2022).

Baca juga:   Irfan Mahasiswa FH Unpas Dirikan Event Organizer ASWATTHA

Aulia mencontohkan, seseorang yang takut terbang melalui perangkat VR akan dihadirkan lingkungan virtual seolah-olah ia sedang berada di bandara atau pesawat terbang.

Jadi Esensi Penggunaan Teknologi VR

Hal ini menjadi esensi dari penggunaan teknologi VR sebenarnya, yaitu menghadirkan realitas ke dalam dunia virtual, bukan sebaliknya.

Keunggulannya lainnya adalah efektivitas biaya karena prosedur intervensi oleh Psikolog tidak perlu dilakukan dalam ruangan khusus.

Selain itu, perangkat ini mampu memberikan kepercayaan bahwa pasien/klien sendiri yang memiliki kemampuan untuk mempelajari ulang sesuatu dan mengatasi ketakutan yang dimilikinya.

“Handling-nya ada dalam diri dia (pasien),” imbuhnya.

Lebih lanjut Aulia mengatakan, rasa takut dan fobia dalam seseorang salah satunya disebabkan dari proses belajar manusia.

Karena itu, proses intervensi psikologis yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mempelajari ulang (re-learning) sehingga seseorang lebih bisa menjadi “rasional” dalam memandang rasa takutnya tanpa mengganggu fungsi dan kualitas hidupnya.

Baca juga:   Bapanas: Pangan Terkontaminasi Berisiko Sebabkan Penyakit Serius

Pengembangan VR untuk terapi rasa takut dan fobia ini telah dilakukan Aulia sejak 2017.

Pengembangan riset ini dilakukan bersama peneliti lain di Fakultas Psikologi dan Fakultas MIPA Unpad.

Dari berbagai teknologi yang dikembangkan, teknologi VR menggunakan perangkat Oculus Quest 2 ini dinilai lebih ringkas.

Studi awal yang dilakukan berupa intervensi untuk mengatasi rasa takut akan gelap.

Aulia mengatakan, mereka yang telah mencoba mengalami penurunan intensitas rasa takut gelap.

“Bukan jadi sama sekali tidak takut, tapi intensitasnya berkurang,” imbuhnya.

Studi lainnya adalah mengatasi rasa cemas untuk berbicara di depan publik.

Dalam melakukan intervensi, tim menyiapkan level tertentu yang akan dihadapi pengguna.

Perbedaan dari setiap level adalah jumlah audiens yang akan dihadapi pengguna.

Baca juga:   ITB Dorong Edukasi Mitigasi Bencana Alam di Wilayah Sumedang

“Ketika dia mengatasi satu sesi, maka dia akan masuk ke sesi (level) berikutnya, sehingga itu menambah kepercayaan dirinya. Dan hasil risetnya menunjukkan bahwa orang yang telah melakukan latihan dengan simulasi VR ini dia lebih percaya diri dan berkurang rasa cemasnya untuk melakukan prestasi di depan orang,” paparnya.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kepercayaan diri tersebut, tim menggunakan sistem penghargaan (reward).

Jadi, ketika seseorang berhasil menyelesaikan satu level, sistem akan menampilkan reward atau ucapan yang mendukung untuk bisa melangkah ke level berikutnya.

“Ini metode untuk memperkuat,” tambahnya.

Aulia melanjutkan, teknologi VR sendiri di luar negeri sudah lama digunakan untuk terapi.

Hanya saja, Indonesia belum terlalu familiar dengan aktivitas tersebut.

“Saya kira Unpad menjadi salah satu yang pertama mengembangkan ini,” ujarnya. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Terapi VR


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.