CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Konten Palestina di Media Sosial Diduga Disensor, Para Ahli Soroti Algoritma

Hanna Hanifah
5 Oktober 2024
media sosial

ilustrasi media sosial. (freepik.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Platform media sosial dan digital telah menjadi alat penting bagi warga Palestina dalam menyebarkan informasi tentang situasi di Gaza.

Terutama dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh media konvensional.

Namun, para ahli menyoroti bahwa algoritma di platform-platform tersebut diduga membatasi penyebaran konten Palestina, memunculkan tuduhan keberpihakan dan penyensoran.

Menurut Abdoulhakim Ahmine, pakar media dan komunikasi asal Maroko, kalangan muda Palestina secara intens memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan kejadian di Gaza kepada khalayak luas di dunia Arab, Islam, dan Barat.

Baca juga:   Empat Kampus di Bawah Paguyuban Pasundan Cari Pemimpin dari Pasundan

Aksi dukungan global yang meningkat, termasuk di negara-negara seperti Prancis dan Jerman. Bahkan memaksa negara-negara tersebut untuk mengurangi pembatasan digital mereka.

Namun, Ahmine juga mencatat bahwa keterlibatan digital kaum muda Palestina kerap menjadi target.

“Israel telah menargetkan tokoh-tokoh media sosial, pemilik saluran YouTube, dan jurnalis yang melakukan siaran langsung dari Gaza,” katanya saat berbicara kepada Anadolu, dilansir dari Antara.

Baca juga:   Brave Pink dan Hero Green, Warna Perlawanan di Media Sosial

Hal ini menunjukkan adanya tekanan untuk membungkam suara-suara yang mencoba menyampaikan narasi konflik dari sudut pandang Palestina.

Hassan Kharjouj, seorang peneliti teknologi, mengemukakan bahwa algoritma di platform digital secara ketat menyensor konten Palestina, membatasi penyebarannya, dan membatasi jangkauan pesan.

Namun, ia menambahkan bahwa para pengguna telah mengembangkan berbagai teknik untuk menghindari penghapusan konten, meski tantangan ini tetap berlangsung.

Baca juga:   Forlachi Didorong Jadi Pelopor Bermedia Sosial Positif Dengan Memproduksi Konten Edukasi

Masalah penyensoran algoritmik ini telah menimbulkan perdebatan tentang keberpihakan platform media sosial.

Dengan banyak yang menyerukan transparansi yang lebih besar dalam cara kerja algoritma dan kebijakan moderasi konten terkait konflik internasional. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: konten media sosialmedia sosial


Related Posts

pembatasan anak
HEADLINE

Indonesia Jadi Pertama di ASEAN Terapkan Pembatasan Medsos Anak

2 April 2026
Menkomdigi Meutya Hafid. Foto: Dok. Komdigi
HEADLINE

PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026: Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Kewajiban Platform Digital

28 Maret 2026
hukum mengirim stiker doa
HEADLINE

Hukum Mengirim Stiker Doa: Ibadah atau Sekadar Pesan?

22 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.