MILAN, WWW.PASJABAR.COM – Inter Milan secara resmi dinobatkan sebagai penguasa Italia musim 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah Nerazzurri meraih kemenangan telak 2-0 atas Parma dalam laga yang digelar di Stadion San Siro yang penuh sesak. Gelar ini merupakan Scudetto ke-21 sepanjang sejarah klub, sekaligus memastikan rival terdekat mereka, Napoli dan AC Milan, tidak lagi mampu mengejar poin Inter dengan tiga pertandingan tersisa.
Dominasi Thuram dan Mkhitaryan
Inter memasuki laga hari Minggu dengan misi minimal meraih satu poin untuk berpesta. Namun, tim asuhan Cristian Chivu tampil dominan dan enggan mengambil risiko.
Kebuntuan akhirnya pecah pada masa tambahan waktu babak pertama. Berawal dari umpan terukur Piotr Zielinski, Marcus Thuram menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mencetak gol pembuka yang membuat pendukung tuan rumah bergemuruh.
Kemenangan Inter dipastikan pada menit ke-80. Mantan bintang Manchester United, Henrikh Mkhitaryan, menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Lautaro Martinez yang masuk sebagai pemain pengganti. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memicu euforia luar biasa di seluruh kota Milan.
Debut Emas Cristian Chivu
Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah bagi Cristian Chivu. Mantan bek legendaris Inter yang pernah meraih treble ini sukses mempersembahkan gelar liga pada musim debutnya sebagai pelatih. Chivu mendapat banyak pujian dari pakar sepak bola Eropa atas fleksibilitas taktis dan kemampuannya menjaga fokus skuad sepanjang musim.
Mengejar Gelar Ganda (Double Winner)
Meski trofi Serie A sudah diamankan, ambisi Inter musim ini belum berakhir. Fokus kini beralih ke final Coppa Italia di mana mereka akan menghadapi Lazio di Stadio Olimpico pada 13 Mei mendatang. Jika berhasil menang, Chivu akan menutup musim debutnya secara bersejarah dengan raihan dua trofi utama.
Fakta Kemenangan Scudetto ke-21 Inter
-
Gelar ke-21: Merupakan trofi liga ketiga dalam enam tahun terakhir bagi Inter.
-
Pesaing Terdekat: Napoli tertinggal sembilan poin, sementara AC Milan semakin tercecer setelah kalah 0-2 dari Sassuolo.
-
Pencetak Gol vs Parma: Marcus Thuram (45+1′) dan Henrikh Mkhitaryan (80′).












