CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 3 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kimi Antonelli Alami Cyberbullying, Red Bull & FIA Kecam Ujaran Kebencian

pri
5 Desember 2025
Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Darko Bandic

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Darko Bandic

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Pembalap muda Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli, menjadi sorotan utama, namun bukan karena performa, melainkan karena menjadi korban cyberbullying (perundungan daring).

Ujaran kebencian memenuhi media sosialnya setelah ia finis kelima dalam Formula 1 GP Qatar di Sirkuit Lusail, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. Peristiwa ini terjadi setelah pernyataan kontroversial dari perwakilan Oracle Red Bull Racing menuduh Antonelli sengaja membantu rival Red Bull.

Antonelli, yang memulai balapan dari posisi kelima, sebenarnya tampil cukup kuat.

Meskipun kesulitan masuk zona podium akibat pit stop yang lambat dan masalah oversteer, pembalap berusia 19 tahun itu sempat membuntuti ketat Carlos Sainz Jr. menjelang akhir balapan.

Sayangnya, pada Lap 56, Antonelli melebar di Tikungan 9 setelah terkena ‘udara kotor’ (dirty air) dari mobil Sainz.

Kesalahan kecil tersebut berakibat fatal: Antonelli tidak hanya gagal menyerang Sainz, tetapi ia juga disalip oleh Lando Norris, yang saat itu sedang berebut gelar juara dunia dengan Max Verstappen (Red Bull) dan Oscar Piastri (McLaren).

Baca juga:   Declan Rice Gerah Dibandingkan Caicedo Jelang Derby London

Insiden inilah yang kemudian memicu kekacauan di media sosial.

Awal Mula Kimi Antonelli Alami Cyberbullying

Masalah dimulai ketika race engineer Max Verstappen, Gianpiero ‘GP’ Lambiase, mengirimkan pesan radio yang memicu kecurigaan: “Entah apa yang terjadi pada Antonelli, Max, sepertinya dia menepi dan membiarkan Norris lewat.”

Meskipun Lambiase segera meminta maaf kepada Team Principal Mercedes, Toto Wolff, setelah balapan, kekacauan sudah terjadi.

Apinya semakin membesar setelah penasihat Red Bull Motorsport, Helmut Marko, angkat bicara kepada media.

Marko secara terbuka menuduh Antonelli sengaja membantu Norris dan bahkan mengklaim pembalap Italia itu melakukannya dua kali.

Tuduhan ini langsung membuat bos Mercedes, Toto Wolff, berang.

“Helmut benar-benar tak masuk akal. Saya sungguh heran mendengarnya. Kami sedang memperebutkan peringkat kedua (klasemen konstruktor)… Bagaimana Anda bisa tak punya otak untuk bicara seperti itu?” kecam Wolff melalui media massa, menegaskan bahwa Antonelli berusaha keras mengejar podium.

Sayangnya, pernyataan Lambiase dan Marko telanjur menyulut emosi warganet.

Baca juga:   Habib Bahar Dipindahkan Ke Lapas Pondok Rajeg

Ujaran kebencian yang menuduh Antonelli sengaja bermain kotor pun memenuhi platform media sosial sang pembalap.

Respons Tegas dan Permintaan Maaf Red Bull & FIA

Melihat eskalasi ujaran kebencian, Mercedes mengambil tindakan serius dengan mengumpulkan semua komentar negatif tersebut dalam sebuah katalog dan melaporkannya ke FIA.

Puncaknya, pada Senin (1/12/2025), Red Bull dan FIA secara kompak merilis pernyataan resmi untuk mengecam perundungan daring yang menimpa Antonelli.

Oracle Red Bull Racing mengakui bahwa tuduhan dari perwakilan mereka tidak benar dan meminta maaf.

“Komentar yang dibuat sebelum akhir balapan dan segera setelah GP Qatar, yang menyebut bahwa pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, secara sengaja membiarkan Lando Norris menyalipnya jelas tidak benar. Tayangan ulang memperlihatkan Antonelli kehilangan kendali mobilnya sejenak… Kami sangat menyesal bahwa hal ini membuat Antonelli menerima kekerasan daring.”

Kecaman FIA: Bersatu Melawan Kekerasan Daring

Sejalan dengan Red Bull, FIA dan kampanye ‘United Against Online Abuse’ juga mengeluarkan pernyataan keras yang memberikan dukungan penuh kepada Antonelli, menekankan perlunya lingkungan yang aman dan penuh hormat dalam olahraga ini.

“FIA… mengecam kekerasan dan pelecehan dalam bentuk apa pun. Masih benar-benar penting bahwa semua orang yang beroperasi di dalam olahraga kami bisa bekerja dalam lingkungan yang aman dan penuh hormat,” bunyi pernyataan FIA.

Mereka meminta seluruh komunitas F1, baik online maupun offline, untuk memperlakukan para pembalap, tim, ofisial, dan keseluruhan ekosistem olahraga ini dengan rasa hormat dan belas kasihan yang layak mereka dapatkan.

Baca juga:   E-Sport STKIP Pasundan Cimahi Menjadi UKM Bersinergi dan Solid

Kasus ini menjadi pengingat penting akan bahaya ujaran kebencian yang dipicu oleh rivalitas dan komentar yang tidak berdasar.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: FIA CyberbullyingFormula 1 GP QatarHelmut MarkoKimi AntonelliLando NorrisOracle Red Bull RacingToto WolffUjaran Kebencian F1


Related Posts

Russell (kedua dari kanan) bersama Norris (kanan), Verstappen (kiri), dan CEO Petronas Tengku Muhammad Taufik. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
HEADLINE

George Russell Menangi GP Singapura, Persaingan Juara F1 2025 Kian Ketat

6 Oktober 2025
f1 gp austria
HEADLINE

Balapan Drama F1 GP Austria, Norris Juara, Verstappen Gagal Finis

30 Juni 2025
Mercedes yakin bisa hadapi dominasi Red Bull pada F1 2024
PASOLAHRAGA

Mercedes yakin bisa hadapi dominasi Red Bull pada F1 2024

14 September 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Kota Takai mencegah aksi Marselino Ferdinan dalam duel timnas Jepang vs Indonesia di Osaka (10/6/2025). (PAUL MILLER/AFP)
HEADLINE

Tampil Starter! Marselino Ferdinan Beri Kontribusi Instan Saat AS Trencin B Gilas Raca Bratislava 8-2

2 Mei 2026

SLOVAKIA, WWW.PASJABAR.COM – Bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, terus menunjukkan progres positif dalam proses pemulihan kebugarannya....

MU bisa dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan jika mengalahkan Liverpool. (AFP/Darren Staples)

Laga Krusial di Old Trafford: Manchester United Bidik Tiket Liga Champions Saat Jamu Liverpool

2 Mei 2026
Thalita Ramadhani Wiryawan membuat Indonesia memperkecil skor menjadi 1-2 melawan Korea Selatan di semifinal Uber Cup 2026. (Arsip PBSI)

Kejutan Besar! Thalita Ramadhani Tumbangkan Sim Yu Jin, Indonesia Perkecil Skor Lawan Korea di Semifinal Uber Cup 2026

2 Mei 2026
UTBK 2026 terakhir

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

2 Mei 2026
kuliah kenotariatan

Kuliah Pakar Kenotariatan HIMANU Unpas Bahas Risiko Pidana Profesi Notaris

2 Mei 2026

Highlights

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

Kuliah Pakar Kenotariatan HIMANU Unpas Bahas Risiko Pidana Profesi Notaris

Studi Ungkap Hiu Paus Migrasi Lintasi 13 Negara Indo-Pasifik

Indonesia Track Cup Jadi Ajang Penting Perebutan Poin Olimpiade

Nobar Film Teman Tegar Jadi Kampanye Perlindungan Hutan di Kudus

Harga Pangan Nasional Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.