WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengejar target percepatan perbaikan infrastruktur pascabencana alam yang melanda Sumatera.
Upaya pemulihan diprioritaskan pada perbaikan jembatan dan jalan nasional yang terputus akibat banjir bandang di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Akses darat yang kembali normal menjadi kunci penting agar bantuan logistik untuk warga terdampak dapat segera disalurkan tanpa hambatan.
Kementerian PU memastikan bahwa perbaikan dilakukan secara bertahap di titik-titik kritis. Akses jalan antarkabupaten dan antarprovinsi yang terputus akibat derasnya arus banjir kini menjadi fokus utama.
Infrastruktur yang rusak parah, terutama jembatan penghubung di wilayah pedalaman, menjadi salah satu pekerjaan besar yang dikebut agar jalur distribusi bantuan kembali berfungsi optimal.
Akses Aceh–Tapanuli Selatan Sudah Terbuka
Selain fokus pada perbaikan fisik, Kementerian PU turut menyiapkan anggaran khusus untuk proses rehabilitasi menyeluruh di seluruh daerah terdampak. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pemulihan jangka pendek maupun pembangunan kembali infrastruktur permanen yang rusak.
Menteri PU, Dody Hanggodo, memastikan bahwa sebagian jalur utama kini sudah bisa dilalui.
“Saat ini jalur Aceh dan Tapanuli Selatan sudah dapat dilalui untuk distribusi bantuan. Sementara jalur lainnya masih dalam tahap percepatan perbaikan,” ujarnya.
Menurutnya, pembukaan akses darurat menjadi prioritas karena ribuan warga masih bergantung pada suplai logistik dari pemerintah dan masyarakat. Kondisi medan yang berat serta intensitas hujan yang masih tinggi membuat petugas di lapangan harus bekerja ekstra.
Sebelumnya, banjir bandang yang menerjang Sumbar, Sumut, dan Aceh menyebabkan kerusakan infrastruktur dalam skala besar. Banyak jembatan putus, jalan tertimbun material longsor, dan akses transportasi lumpuh total.
Akibatnya, sejumlah wilayah sempat terisolasi dan warga kesulitan mendapatkan bantuan.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pemulihan. Dengan terbukanya jalur utama dan percepatan perbaikan di titik lainnya, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal secara bertahap. (uby)












