CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 6 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kimi Antonelli Alami Cyberbullying, Red Bull & FIA Kecam Ujaran Kebencian

pri
5 Desember 2025
Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Darko Bandic

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Darko Bandic

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Pembalap muda Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli, menjadi sorotan utama, namun bukan karena performa, melainkan karena menjadi korban cyberbullying (perundungan daring).

Ujaran kebencian memenuhi media sosialnya setelah ia finis kelima dalam Formula 1 GP Qatar di Sirkuit Lusail, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. Peristiwa ini terjadi setelah pernyataan kontroversial dari perwakilan Oracle Red Bull Racing menuduh Antonelli sengaja membantu rival Red Bull.

Antonelli, yang memulai balapan dari posisi kelima, sebenarnya tampil cukup kuat.

Meskipun kesulitan masuk zona podium akibat pit stop yang lambat dan masalah oversteer, pembalap berusia 19 tahun itu sempat membuntuti ketat Carlos Sainz Jr. menjelang akhir balapan.

Sayangnya, pada Lap 56, Antonelli melebar di Tikungan 9 setelah terkena ‘udara kotor’ (dirty air) dari mobil Sainz.

Kesalahan kecil tersebut berakibat fatal: Antonelli tidak hanya gagal menyerang Sainz, tetapi ia juga disalip oleh Lando Norris, yang saat itu sedang berebut gelar juara dunia dengan Max Verstappen (Red Bull) dan Oscar Piastri (McLaren).

Baca juga:   TB Hasanuddin : Komandan Yang Lalai, Dapat Diseret Ke Mahkamah Militer

Insiden inilah yang kemudian memicu kekacauan di media sosial.

Awal Mula Kimi Antonelli Alami Cyberbullying

Masalah dimulai ketika race engineer Max Verstappen, Gianpiero ‘GP’ Lambiase, mengirimkan pesan radio yang memicu kecurigaan: “Entah apa yang terjadi pada Antonelli, Max, sepertinya dia menepi dan membiarkan Norris lewat.”

Meskipun Lambiase segera meminta maaf kepada Team Principal Mercedes, Toto Wolff, setelah balapan, kekacauan sudah terjadi.

Apinya semakin membesar setelah penasihat Red Bull Motorsport, Helmut Marko, angkat bicara kepada media.

Marko secara terbuka menuduh Antonelli sengaja membantu Norris dan bahkan mengklaim pembalap Italia itu melakukannya dua kali.

Tuduhan ini langsung membuat bos Mercedes, Toto Wolff, berang.

“Helmut benar-benar tak masuk akal. Saya sungguh heran mendengarnya. Kami sedang memperebutkan peringkat kedua (klasemen konstruktor)… Bagaimana Anda bisa tak punya otak untuk bicara seperti itu?” kecam Wolff melalui media massa, menegaskan bahwa Antonelli berusaha keras mengejar podium.

Sayangnya, pernyataan Lambiase dan Marko telanjur menyulut emosi warganet.

Baca juga:   Atlet Terbang Layang Ukir Prestasi, Danlanud Husein Sastranegara Beri Apresiasi

Ujaran kebencian yang menuduh Antonelli sengaja bermain kotor pun memenuhi platform media sosial sang pembalap.

Respons Tegas dan Permintaan Maaf Red Bull & FIA

Melihat eskalasi ujaran kebencian, Mercedes mengambil tindakan serius dengan mengumpulkan semua komentar negatif tersebut dalam sebuah katalog dan melaporkannya ke FIA.

Puncaknya, pada Senin (1/12/2025), Red Bull dan FIA secara kompak merilis pernyataan resmi untuk mengecam perundungan daring yang menimpa Antonelli.

Oracle Red Bull Racing mengakui bahwa tuduhan dari perwakilan mereka tidak benar dan meminta maaf.

“Komentar yang dibuat sebelum akhir balapan dan segera setelah GP Qatar, yang menyebut bahwa pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, secara sengaja membiarkan Lando Norris menyalipnya jelas tidak benar. Tayangan ulang memperlihatkan Antonelli kehilangan kendali mobilnya sejenak… Kami sangat menyesal bahwa hal ini membuat Antonelli menerima kekerasan daring.”

Kecaman FIA: Bersatu Melawan Kekerasan Daring

Sejalan dengan Red Bull, FIA dan kampanye ‘United Against Online Abuse’ juga mengeluarkan pernyataan keras yang memberikan dukungan penuh kepada Antonelli, menekankan perlunya lingkungan yang aman dan penuh hormat dalam olahraga ini.

“FIA… mengecam kekerasan dan pelecehan dalam bentuk apa pun. Masih benar-benar penting bahwa semua orang yang beroperasi di dalam olahraga kami bisa bekerja dalam lingkungan yang aman dan penuh hormat,” bunyi pernyataan FIA.

Mereka meminta seluruh komunitas F1, baik online maupun offline, untuk memperlakukan para pembalap, tim, ofisial, dan keseluruhan ekosistem olahraga ini dengan rasa hormat dan belas kasihan yang layak mereka dapatkan.

Baca juga:   Hamilton & Russell perpanjang kontrak dengan Mercedes hingga 2025

Kasus ini menjadi pengingat penting akan bahaya ujaran kebencian yang dipicu oleh rivalitas dan komentar yang tidak berdasar.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: FIA CyberbullyingFormula 1 GP QatarHelmut MarkoKimi AntonelliLando NorrisOracle Red Bull RacingToto WolffUjaran Kebencian F1


Related Posts

Russell (kedua dari kanan) bersama Norris (kanan), Verstappen (kiri), dan CEO Petronas Tengku Muhammad Taufik. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
HEADLINE

George Russell Menangi GP Singapura, Persaingan Juara F1 2025 Kian Ketat

6 Oktober 2025
f1 gp austria
HEADLINE

Balapan Drama F1 GP Austria, Norris Juara, Verstappen Gagal Finis

30 Juni 2025
Mercedes yakin bisa hadapi dominasi Red Bull pada F1 2024
PASOLAHRAGA

Mercedes yakin bisa hadapi dominasi Red Bull pada F1 2024

14 September 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

GPT-5.5 Instant
HEADLINE

OpenAI Rilis GPT-5.5 Instant, Fokus pada Akurasi dan Konteks

6 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - OpenAI resmi merilis model kecerdasan buatan terbaru bernama GPT-5.5 Instant pada Selasa (5/5/2026). Model ini...

Oppo Find X9 Ultra

OPPO Find X9 Ultra Usung Kamera Periskop Zoom Optik 10x

6 Mei 2026
Persib Bandung

Daftar Pemain yang Absen di Duel Persija vs Persib Bandung

6 Mei 2026
banjir jakarta 2026

Banjir dan Longsor Masih Dominasi Bencana, Nasional BNPB Ungkap Fakta Mengejutkan dan Peringatan Keras!

6 Mei 2026
sidang isbat

Penentuan Idul Adha 2026 Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

6 Mei 2026

Highlights

Banjir dan Longsor Masih Dominasi Bencana, Nasional BNPB Ungkap Fakta Mengejutkan dan Peringatan Keras!

Penentuan Idul Adha 2026 Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda! Duel Panas Tetap Membara, Ini Kata Panpel dan Pelatih

Kampus Swasta Terbaik di Jawa Barat? Ini Rahasia Sukses Mahasiswa Pilih Kampus Pasundan!

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

Tambah Rombel SMP, Bandung Alokasikan Rp125 Miliar Tahun 2026

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.