CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Juventus Pesta Lima Gol: Rezim Luciano Spalletti Catatkan Rekor Kemenangan Terbesar Sejak 2018

pri
13 Januari 2026
Momen selebrasi Jonathan David setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga Serie A antara Juventus vs Cremonese di Turin, 13 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Momen selebrasi Jonathan David setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga Serie A antara Juventus vs Cremonese di Turin, 13 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

TURIN, WWW.PASJABAR.COM – Juventus menunjukkan performa yang nyaris sempurna saat menjamu Cremonese dalam lanjutan pekan ke-20 Serie A 2025/2026. Berlaga di Allianz Stadium pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB, Bianconeri tampil beringas dengan melumat tim tamu lima gol tanpa balas. Di bawah kendali Luciano Spalletti, Juventus tampil dengan identitas menyerang yang sangat cair, membuat Cremonese besutan Davide Nicola tidak berdaya sejak menit awal.

Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga menjadi catatan kemenangan terbesar klub di kompetisi domestik dalam delapan tahun terakhir.

Dominasi Total di Babak Pertama

Laga baru berjalan 12 menit ketika Gleison Bremer membuka keran gol tuan rumah secara tak terduga.

Sebuah tendangan voli keras Fabio Miretti mengenai kepala bek asal Brasil tersebut, yang justru membuat arah bola berbelok dan mengecoh kiper Emil Audero.

Baca juga:   Strategi Transfer AC Milan: Bidik Adam Marusic Secara Gratis dan Opsi Pertukaran Federico Gatti

Hanya berselang tiga menit, Jonathan David menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat yang memanfaatkan umpan terobosan cerdas Khephren Thuram.

Momen krusial terjadi pada menit ke-23 ketika VAR membatalkan penalti bagi Cremonese. Keputusan ini memicu kemarahan pelatih Davide Nicola yang akhirnya harus diusir wasit keluar lapangan.

Juventus kemudian justru mendapatkan penalti pada menit ke-33. Meski eksekusi Kenan Yildiz sempat ditepis, pemain muda asal Turki tersebut dengan sigap menyambar bola rebound untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.

Babak Kedua: Eksperimen Spalletti dan Efisiensi McKennie

Memasuki paruh kedua, Juventus tidak sedikit pun mengendurkan intensitas. Baru tiga menit berjalan, tekanan dari Weston McKennie memaksa Filippo Terracciano melakukan gol bunuh diri.

Baca juga:   Emil Audero Marah-Marah, Cremonese Tumbang di Tangan Juventus!

Unggul empat gol membuat Spalletti melakukan rotasi dengan memasukkan Edon Zhegrova dan Juan Cabal guna menjaga kebugaran tim.

Pesta gol tuan rumah ditutup pada menit ke-64 melalui sundulan tajam McKennie yang memanfaatkan umpan lambung presisi Pierre Kalulu.

Sepanjang sisa laga, Juventus mendominasi penguasaan bola hingga 56% dengan akurasi operan mencapai 91%.

Michele Di Gregorio di bawah mistar gawang Juventus pun praktis tidak bekerja keras, hanya melakukan satu penyelamatan penting dari upaya Alberto Grassi.

Implikasi Klasemen dan Tren Positif

Kemenangan ini membawa Juventus kokoh di urutan ketiga klasemen sementara Serie A dengan 39 poin.

Baca juga:   Juventus Bersyukur Terhindar dari AC Milan di Playoff Liga Champions

Hasil ini sangat penting untuk menjaga jarak dengan Inter Milan dan Napoli di papan atas. Selain itu, catatan statistik menunjukkan efektivitas luar biasa: dari 16 tembakan yang dilepaskan, 10 di antaranya tepat sasaran.

Bagi Spalletti, hasil ini adalah bukti bahwa skema 3-4-2-1 yang ia terapkan mulai menyatu dengan karakter pemain.

Sementara bagi Cremonese, kekalahan telak ini memaksa mereka tetap tertahan di peringkat ke-13 dan menjadi evaluasi besar bagi lini pertahanan mereka yang tampak rapuh menghadapi transisi cepat.

Statistik Kunci: Juventus vs Cremonese

Kategori Juventus Cremonese
Skor 5
Tembakan (On Target) 16 (10) 5 (1)
Penguasaan Bola 56% 44%
Akurasi Operan 91% 83%
Pencetak Gol Utama Bremer, J. David, K. Yildiz, W. McKennie –
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Allianz Stadiumberita JuventusCremonesehasil Liga ItaliaJonathan DavidjuventusKenan YildizLuciano SpallettiSerie A 2026


Related Posts

Pemain AC Milan Luka Modric (kanan) merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara Pisa vs Milan, Jumat, 13 Februari 2026 (c) Instagram/acmilan
HEADLINE

Prediksi Milan vs Juventus: Misi Rossoneri Menunda Pesta Rival di Tengah Kebangkitan Si Nyonya Tua

26 April 2026
Roma vs Bologna
HEADLINE

Roma Wajib Menang di Markas Bologna Demi Jaga Asa Liga Champions

25 April 2026
hasil Serie A 2026
HEADLINE

Serie A: Inter Menggila, Lazio Tumbangkan Napoli, Juventus Kian Solid

23 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

POCO C81 Pro indonesia
HEADLINE

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

5 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - POCO resmi membawa POCO C81 Pro ke pasar Indonesia sebagai ponsel entry-level terbaru dengan harga...

Beckham Putra kembali jadi kapten Persib vs Persita. Bojan Hodak jelaskan alasan Marc Klok dicadangkan dan rotasi skuad untuk laga penting ini. (Foto: Official Persib)

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

5 Mei 2026
Pelatih Persib Bojan Hodak siap lakukan rotasi saat hadapi Persita demi jaga kebugaran jelang laga ACL 2. Duel sengit di Bali bakal panas!

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

5 Mei 2026
China resmi menjadi juara Thomas Cup 2026 setelah mengalahkan Prancis 3-1 di final. Simak rekap pertandingan dan sejarah baru tim Prancis di sini. (AP)

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

4 Mei 2026
Inter Milan resmi meraih gelar Scudetto ke-21 setelah mengalahkan Parma 2-0. Trofi perdana bagi pelatih Cristian Chivu di musim debutnya. (Getty Images Sport)

Inter Milan Resmi Segel Gelar Juara Serie A 2025-2026, Raih Scudetto ke-21!

4 Mei 2026

Highlights

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

Inter Milan Resmi Segel Gelar Juara Serie A 2025-2026, Raih Scudetto ke-21!

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

Pemkab Bandung Siapkan Beasiswa untuk ASN dan Pelajar Berprestasi

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.