BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Di balik gemerlap dan nuansa heritage Jalan Braga, Kota Bandung, terselip sebuah kuliner sederhana yang justru menjadi buruan pecinta jajanan khas Sunda, Seblak Teh Ida.
Kuliner Seblak Teh Ida ini berlokasi di Gang Apandi, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, dikenal sebagai salah satu hidden gem yang tetap ramai meski tak berada di jalur utama wisata.
Meski harus menyusuri gang sempit, pembeli terus berdatangan, mulai dari warga lokal hingga wisatawan luar kota. Pemilik Seblak Teh Ida, Ida (49), mengungkapkan bahwa usaha kulinernya telah dirintis sejak lama. Sebelum dikenal sebagai penjual seblak, Ida sempat berjualan bakso.
“Dari dulu memang sudah jualan, awalnya bakso. Pas mau buka lagi, karena di sekitar sini kebanyakan bakso, suami bilang coba aja seblak,” ujar Ida, dilansir dari bandung.go.id.
Ia mulai beralih menjual seblak pada 2011, setelah sempat vakum berjualan selama empat tahun. Keputusan tersebut perlahan membawa hasil, hingga akhirnya usaha rumahan itu dikenal luas.
Viral Saat Pandemi dan Tetap Ramah di Kantong
Popularitas Seblak Teh Ida meningkat pesat saat pandemi Covid-19 melanda. Unggahan seorang konten kreator di media sosial, khususnya TikTok, membuat seblak racikan Ida viral dan menarik perhatian publik.
Sejak saat itu, pembeli berdatangan dari berbagai daerah, bahkan sang kreator disebut masih kerap berkunjung kembali.
Meski berada di kawasan Braga yang kerap diasosiasikan dengan harga kuliner mahal, Ida memilih mempertahankan harga terjangkau. Ia mengaku ingin tetap ramah bagi semua kalangan.
“Kalau di sini mah standar. Mulai dari Rp7.000, seblak mulai Rp12.000, tergantung topping,” jelasnya.
Menanggapi anggapan mahalnya jajanan di kawasan wisata, Ida menilai setiap pedagang memiliki kebijakan masing-masing. Baginya, kejujuran harga dan keberkahan usaha menjadi hal utama.
Tak membuka lapak di pinggir Jalan Braga juga menjadi pilihan sadar. Selain faktor biaya sewa, Ida merasa lebih nyaman berjualan di tempatnya saat ini.
“Insyaallah di sini mah berkah,” tuturnya.
Selain seblak, lapak Teh Ida juga menyediakan aneka jajanan lain seperti cimol, pentol, tahu walik, kacang ijo, serta berbagai minuman. (han)












