HEADLINEPASBANDUNGPASJABARPASNUSANTARAPASPENDIDIKAN

Dompet Kemanusiaan Paguyuban Pasundan Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMPengurus Besar Paguyuban Pasundan menggalang dana bagi korban terdampak COVID-19 di Jawa Barat.

Koordinator lapangan satgas pencegahan COVID-19 Paguyuban Pasundan, Aan Saprani kepada Pasjabar, Senin (30/3/2020) mengatakan, bahwa penggalangan ini sudah berlangsung selama satu minggu ke belakang.

Adapun dana yang dikumpulkan oleh PB Paguyuban Pasundan terang Aan akan dipakai untuk membeli 1000 APD (Alat Pelindung Diri), yang disebarkan kepada rumah sakit di luar cluster RSUD yang ada di Kota Bandung. Selanjutnya masker yang saat ini sedang diupayakan dan 500 paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan kecap untuk masyarakat ekonomi rendah.

“Dalam waktu seminggu kami Penggalangan kami berhasil mengumpulkan sebesar Rp 148.000.000 dari Keluarga PB Paguyuban Pasundan tidak hanya dari Kota Bandung tapi juga Jawa Barat, bahkan Surabaya,di mana hal ini merupakan wujud kontribusi sukarela anggota PB Paguyuban Pasundan,” terangnya.

Aan menambahkan bahwa bantuan dari Dompet Kemanusiaan Paguyuban Pasundan ini pun kini masih dalam proses di mana 1000 APD telah dipesan dan baru akan datang minggu depan, yang nantinya diprioritaskan di alat bantu Rumah Sakit sekitar Kota Bandung.

“Untuk maskerĀ  ke depan kami akan sebarluaskan ke beberapa kota dan kabupaten seperti Bekasi, Depok, Karawang dan Bogor, di mana jumlahnya sebanyak 1000 dus yang akan kami distribusikan,” tambahnya.

Di samping itu, Satgas Pencegahan penyebaran pandemik COVID-19 Paguyuban Pasundan juga terus aktif melakukan pemantauan atau minitoring dan juga menerbitkan buku tentangĀ  Pedoman Hidup Sehat sebagai sebanyak 3000 buah yang disebarkan ke seluruh sekolah dan perguruan tinggi dibawah naugan YPDM dan YPT Pasundan di Jawa Barat dan Banten dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid 19.

“Untuk saat ini untuk di lingkungan Paguyuban PasundanĀ  belum ada yang positif COVID-19 namun tentu akan terus kami pantau,” ulasnya.

Pihaknyapun berharap bahwa wabah COVID-19 akan segera berlalu agar kegiatan masyarakat dapat berjalan normal sehingga ekonomi akan membaik seperti sedia kala, begitupun dengan dunia pendidikan, karena di saat ini khususya sekolah swasta tidak dapat memungut SPP maupun uang perkuliahan karena kondisi ekonomi yang sedang terhambat.

“Untuk penggalangan dana ini akan terus kami buka hingga wabah berakhir dan penggalangan dana ini juga terbuka tidak hanya dari PB Pasundan tapi juga masyarakat lainnya. Mudah-mudahan wabah COVID- 19 segara tuntas,” pungkasnya. (Tan)

Tags

Related Articles

Close
Close