HEADLINEPASBISNISPASJABARPASNUSANTARA

Paguyuban Pasundan Dirikan Koperasi Keempat di Kab Bandung

*)TB Hasanuddin : Jangan Sampai Ada Koperasi Pasundan yang Berurusan dengan Hukum

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMPaguyuban Pasundan kembali mendirikan koperasi Paguyuban Pasundan di Kabupaten Bandung. Ini merupakan koperasi keempat yag didirikan Paguyuban Pasundan, sebelumnya Paguyuban Pasundan telah mendirikan koperasi di Sumedang, Cirebon, dan Majalengka.

Ketua Umum Pengurus Besar Dr. HM Didi Turmudzi, M.Si mengatakan jika pendirian koperasi yang dilakukannya di beberapa lokasi, merupakan bagian dari mengembalikan kejayaan Pasundan masa lalu, melalui memerangi kemiskinan.

“Bagaimana caranya memerangi kemeiskinan itu, selain dengan pendidikan kami melakukannya melalui koperasi dan KUKM, dengan demikian ini diharapkan bisa mewujudkan harkat dan martabat warga negara Indonesia,” tuturnya usai melantikan pengurus Koperasi Paguyuban Pasundan, di Gedung Sabilulungan, Soreang, Sabtu (22/2/2020).

Pelantikan pengurus koperasi Cabang Kabupaten Bandung oleh Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan. (tie/pasjabar)

Didi menyebutkan jika kedepan koperasi Paguyuban Pasundan ini akan ada di seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Barat.

“Selain sudah dibentuk di empat daerah, rencannya kami juga akan membuka lagi di empat lokasi lainnya untuk tahap pertama ini. Selanjutnya kami akan melakukan monitoring dan pengawasan serta evaluasi. Termasuk didalamnya meningkatkan pengelulaan dan perutaraan dana di koperasi itu, “ tambahnya.

Didi juga mengatakan ia akan meminta pengurus cabang Paguyuban Pasundan agar mau bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk pemerintahan daerah, dalam membesarkan usaha koperasi itu.

Sementara itu, Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan Dr.H.TB Hasanuddin SE,MM, menyebutkan jika koperasi yang dibuat oleh Paguyuban Pasundan bukan hanya koperasi asal jadi, namun dilakukan pembinaan dan pemantauan.

“Target kita ditahap awal bisa mendirikan di tujuh lokasi, dan kemudian kami melakukan evaluasi dan juga kontroling dbagaimana koperasi bisa berkembang dan juga maju khususnya untuk kesajteraan anggota dan juga masyarakat,” paparnya.

TB juga menegaskan jika ia tidak ingin ada Koperasi Paguyuban Pasundan terlibt dalam kasus hukum, yang banyak terjadi saat ini dalam koperasi.

“Jangan sampai Kooperasi Paguyuban Pasundan terlibat masalah hukum dan berurusan dengan hukum, karena saat ini banyak terjadi hal itu. Diberikan modal dana malah dibawa lari oleh pengrusnya,” tegasnya.

TB Hasanuddin menyerahkan tabungan koperasi nasabah kepada Koperasi Cabang Kab Bandung serta bantuan dana untuk Pastv. (tie/pasjabar)

Pada kesempatan itu TB Hasanuddin pun memberikan tabungan awal sebagai nasabah di Koperasi Paguyuban Pasundan Cabang Kab Bandung, serta bantuan dana untuk Pastv dan www.pasjabar.com.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan yang hadir saat itu, menyebutkan jika Koperasi dan KUKM saat ini menjadi tumpuan perekonomian Indonesia, terutama ditengah isu global corona yang menerpa negara produksi terbesar Cina.

“Jadi satu -satunya yang bisa bertahan dan jadi tumpuan perekonomian Indonesia ini yakni koperasi dan KUKM. UMKM menjadi kekuatan ekonomi nasional sebenarnya, karena perusahaan besar sudah tidak kuat dengan terapaan -terpaan isu global,” ujarnya ditempat yang sama. (tie)

Tags

Related Articles

Close
Close