PASBANDUNG

Pengelolaan Pasar Andir Harus Adil

BANDUNG, PASJABAR.COM — Tim Kuasa Hukum PT Aman Prima Jaya (APJ) Selaku pengelola Pasar Andir, ingin PD Pasar adil dalam mengambil alih pengelolaan Pasar Andir.

“Ini kan sekarang tengah dalam proses hukum di BANI (Badan Arbitase Nasional Indonesia,red). Sehingga kami harap PD Pasar tidak dulu mengeluarkan statment terkait peralihan pengelolaan Pasar Andir,” ujar Kuasa Hukum PT. APJ Gilang Jalu Praga, kepada wartawan Selasa (15/1/2019), kemarin.

Pernyataan Galuh ini menyikapi pernyataan advokat PD Pasar bermartabat, yang menyatakan PD Pasar telah mengeluarkan Rp15 milyar untuk pemeliharaan, selepas dua tahun habisnya pengelolaan PT. APJ.

Hal ini diklarifikasi Gilang, mengatakan, dalam Perjanjian Kerjasama Sama dengan PD Pasar, dimulai 28 September 2009-28 Desember 2014. Namun, ada perpanjangan kontrak selama dua tahun, karena Pasar Andir mengalami kebakaran. Sehingga, PT APJ, selaku pengelola, harus merenovasi kerusakan.

“Jadi kami mendapat hak perpanjangan selama dua tahun,” tegas Gilang.

Gilang menjelaskan, PT. APJ telah mengeluarkan dana sebesar Rp112 Milyar. Di sisi lain, sesuai dengan amandemen DPRD Kota Bandung No 15 tahun 2004, yang memberikan hak pengelolaan selama 20 tahun.

“Kami kan merevitalisasi Pasar Andir dan melakukan kerjasama dengan PD Pasar dengan sistem BOD. Sehingga memiliki hak pengelolaan selama 20 tahun,” paparnya.

Selain itu, dalam perjanjian kerjasama tersebut dicantumkan, bahwa peralihan pengelolaan akan dilakukan jika semua pihak sudah melakukan kewajibannya.

“Kami menyatakan, selama ini, kami sudah melakukan kewajiban, salah satunya memberikan royalti sebesar Rp5 milyar per tahun,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Gilang piahk PD Pasar sendiri malah tidak melaksanakan kewajiban dengan baik, yaitu melakukan evaluasi oleh badan-badan yang diakui kinerjanya.

“Kalau yang melakukan evaluasi BPKP atau lembaga independen yang terpercaya, kami tidak masalah,” tambahnya.

Yang kemudian menjadi masalah adalah, PD Pasar mengeluarkan SK tim evaluasi dan persiapan peralihan pengelolaan.

“Dari nama tim ini, sudah menunjukkan, mereka sudah punya upaya untuk menyingkirkan kami,” tegasnya.

Padahal, selama ini, Gilang mengatakan pihaknya sudah menjalin hubungan baik dengan pedagang, sehingga berjalan dengan lancar.

“Di sisi lain, kamu juga sudah melakukan seluruh kewajiban kami. Melakukan pemeliharaan, dan memberikan royalti bahkan ketika pasar Andri kebakaran,” papar nya.

Bahkan ketika itu, saat kondisi keuangan mereka tengah sulit, mereka tetap membayar royalti ditambah dengan bunga yang ditetapkan.

“Walaupun membayarnya tidak tepat waktu, tapi kami tetap membayar,” terangnya.

Pada dasarnya, tidak banyak yang diminta PT. APJ kepada PD. Pasar, hanya bersikap adil, dan mengajak mereka untuk berkomunikasi, menunggu sampai sidang BANI selesai.

“Kami perkirakan sidang BANI selesai sekitar tiga minggu lagi. Sementara itu, ada baiknya, semua pihak menahan diri untuk tidak mengeluarkan statment yang menyudutkan salah satu pihak,” pungkasnya. (put)

Tags

Related Articles

Close
Close