HEADLINEPASKREATIFPASPENDIDIKAN

Peningkatan Kinerja Guru Salah satunya Dari Tunjangan Sertifikasi

*)Sidang Promosi Doktor Pascasarjana Unpas, Imam Heryanto

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMSaat ini tunjangan sertifikasi menjadi salah satu pengaruh dalam peningkatan kinerja guru.

Hal tersebut menjadi salah satu bahasan dalam sidang terbuka Promosi Doktor Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) Ilmu Manajemen doktor Imam Heryanto, yang dilaksanakan secara daring, beberapa waktu lalu.

Disertasi yang disidangkan yakni berjudul Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Intrinsik, dan Kompetensi terhadap Komitmen Afektif serta Implikasinya pada Kinerja Guru Tetap Vokasi SMK Negeri Kelompok Teknologi dan Rekayasa di Wilayah Bandung Metropolitan yang Dimoderasi oleh Tunjangan Sertifikasi.

Imam menerangkan bahwa latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena tuntutan zaman yang menghendaki agar dunia pendidikan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melalui jalur pendidikan formal maupun non-formal.

“Untuk jalur pendidikan formal, diantaranya adalah dengan cara menyelenggarakan pendidikan kejuruan atau sering dikenal dengan sebutan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jalur pendidikan formal kejuruan ini diharapkan dapat memenuhi tuntutan akan SDM yang handal serta memenuhi kebutuhan dunia kerja,” terangnya.

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi intrinsik, dan kompetensi terhadap komitmen afektif serta dampaknya pada kinerja guru tetap vokasi SMK di wilayah Bandung Metropolitan yang dimoderasi oleh tunjangan sertifikasi.

“Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru tetap vokasi SMK negeri di wilayah Bandung Metropolitan yang sudah memiliki sertifikasi profesi guru. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster proporsional random sampling atau pengambilan sampel secara acak dan proporsional berdasarkan klaster wilayah, menggunakan metode pengujian statistik,” paparnya.

Metode penelitian menggunakan descriptive survey dan explanatory survey, dengan menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif. Jumlah sampel 185 dari 342 responden/guru yang bersertifikasi.

“Hasil penelitian terdapat pengaruh secara simultan dari kepemimpinan transformasional, motivasi intrinsik, dan kompetensi terhadap komitmen afektif sebesar 53,8%. Ketiga variabel tersebut merupakan variabel dominan yang membentuk komitmen afektif. Pengaruh komitmen afektif terhadap kinerja guru sebesar 63,8%. Selanjutnya pengaruh komitmen afektif terhadap kinerja guru yang dimoderasi oleh tunjangan sertifikasi sebesar 68,8%,” terangnya.

Dalam sidang ini,  Imam Heryanto pun dinyatakan lulus dengan IPK 3,59 dan nilai yudisium sangat memuaskan. (Tan)

Tags

Related Articles

Close
Close