HEADLINEPASBANDUNGPASNUSANTARAPASPENDIDIKAN

Satgas Penanggulangan COVID-19 Paguyuban Pasundan Buat Buku Panduan

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMTim Penanganan Medis Satgas penanggulangan COVID-19 Paguyuban Pasundan menyusun buku berjudul Pedoman Pengendalian Pandemi Covid-19 di Lingkungan Paguyuban Pasundan belum lama ini.

Wakil Dekan III FK Unpas Koordinator Penanganan Medis Satgas Penanggulangan Covid-19 Paguyuban Pasundan Trias Nugrahadi, dr,,SpKN (K) mengungkapkan bahwa penyusunan buku ini merupakan di latar belakangi oleh respon serta kepedulian dari Ketua Umum Paguyuban Pasundan yang menganggap perlunya pedoman internal di lingkungan Paguyuban Paundan.

Disamping sudah ada pedoman dari Pemerintah maupun WHO, serta fakta yang dihadapi dengan semakin merebaknya penyebaran covid-19, maka tim penyusun berupaya menerjemahkan hal tersebut menjadi sebuah buku pedoman untuk lingkungan Paguyuban Pasundan.

“Rencananya buku ini di cetak sekitar 3000 eksemplar dan akan disebar ke seluruh anggota Paguyuban Pasundan Melalui Pengurus Besar Paguyuban Pasundan   Yayaan Pendidikan Tinggi/YPT yakni Unpas, STIE, STKIP dan STH serta Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah/YPDM baik SMA, SMK, SMP maupun SD,” terangnya kepada pasjabar, Senin (30/3/2020).

Adapun isi buku ini memuat berbagai aspek sejak dari virus corona sebagai agen penyebab, cara penularan, tanda atau gejala, definisi ODP, PDP, suspek dan terkonfirmasi serta kontak erat baik risiko rendah maupun risiko tinggi serta kegiatan atau perlakuan terhadap  kelompok-kelompol tersebut, serta bagaimana pelacakan terhadap kontak berupa identifikasi  pencatatan serta tindak lanjut terhadap kontak.

Di samping itu juga disinggung pencegahan dan pengendalian infeksi  pengendalian di rumah  bagaimana observasi serta bagaimana Komunikasi risiko dan pemberdayaan di lingkungan Paguyuban Pasundan.

“Harapan kami mengenai covid 19 ini, tentunya harus segera berkahir dengan tidak memakan korban yang lebih banyak lagi, tetapi tentunya harus dengan upaya maksimal dari semua pihak serta terus dikembangkan penelitian mengenai obat penangkalnya, vaksin serta upaya pencegahan yang optimal,” lanjutnya.

Mengenai Komitmen FK Unpas sebagai institusi pendidikan dalam wabah Covid 19 ini terang Trias adalah dengan mengajak masyarakat untuk bersama sama memutus rantai penyebaran covid 19 melalui peran Dosen yang juga sebagai tenaga medis sengan edukasi  atau sosialisasi social distancing, hand hygiene atau cuci tangan enam langkah yang benar  penggunaan hand sanitizer, penggunaan masker yang benar serta mencoba melakukan penelitian yang berkaitan dengan covid 19 ini.

“Kami pun mengharuskan peran aktif dari para mahasiswa di lingkungan mereka masing-masing dengan kegiatan edukasi atau pemberian informasi mengenai hal-hal yang sama dengan yang dilakukan oleh para dosennya. Karena ini sangan penting bagi tujuan pendidikan dokter di FK Unpas ini dengan menitikberatkan pada kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat atau empowering yang merupakan unggulan dari FK Unpas yaitu PHEP atau Public Health Empowerment Programme. Sekali lagi Harapan saya semoga wabah ini segera berakhir dengan upaya maksimal dari kita semua dengan penuh kesabaran dan senantiasa tawakal dan berserah diri kepada Alloh SWT,” tutupnya. (Tan)

Tags

Related Articles

Close
Close