PASBANDUNG

Tak Ada Jaminan Tak Terpapar Corona Lagi, Yana Terapkan Standar Kesehatan

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMMeski merasa belum benar-benar sehat, setelah dinyatakan sembuh dari virus covid 19 yang sempat menjangkitinya, Wakil Kota Bandung Yana Mulyana tetap beraktifitas.

“Kondisi sekarang, Kota Bandung sedang dalam keadaan sulit saya harus membantu wali kota, teman-teman yang lain, dan gugus tugas,” ujar Yana, Senin (27/4/2020).

Yana sadar, tidak ada jaminan bahwa yang pernah positif Covid-19, tidak akan terpapar lagi. Karenanya selama beraktivitas di luar rumah, Yana menggunakan standar kesehatan WHO, seperti menggunakan masker N95, menggunakan sarung tangan dan menggunakan kacamata.

“Karena, virusnya kan bisa menular lewat mata, hidung, dan mulut,” tambah Yana.

Belum lagi, sekarang Yana punya alat tes kesehatan pribadi. Seperti tes suhu tubuh, tes gula darah bahkan oksigen.

“Karena sekarang suhu tubuh saya memang belum stabil. Masih naik turun,”  terangnya.

Hal tersebut menurut Yana besar Kemungkinan akibat gangguan psikologis. “Bohong kalau ada orang bilang, psikologis tidak terganggu untuk yang pernah positif. Terlebih melihat lonjakan angka-angka yang meninggal karena covid 19,” paparnya.

Pengalaman pribadi sebagai yang pernah terpapar covid-19, menurut lebih mudah baginya untuk meyakinkan warga, bahwa covid 19 itu berbahaya.

“Saking bahayanya, covid 19 itu disejajarkan dengan perpaduan SARS dan AIDS,” tegas Yana.

Karenanya Yana mengingatkan agar warga tidak main-main dalan program PSBB yang sekarang tengah diselenggarakan Pemkot Bandung. “Kalau sudah positif mah, serasa antara hidup dan mati,” katanya.

Yana menceritakan ketidaknyamanannya selama masa karantina. Tidur di ruangan 3×3, tanpa televisi. Makan harus sesuai hidangan rumah sakit. Dicek darah, diinfus dan berbagai standar kesehatan maksimal.

“Tapi bagaimana pun tidak nyamannya, kita harus tetap mengikuti prosedur,” tambahnya . (Put)

Tags

Related Articles

Close
Close