PASJABAR

Tes Masif Corona Jadi Pertimbangan Emil untuk Kebijakan WFH

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMTes masif COVID-19 akan digelar di beberapa wilayah di Jawa Barat pada Rabu (25/3/2020). Tujuannya untuk memastikan mereka yang berpotensi terpapar virus corona bisa terpetakan dan terdata lebih detail.

Dengan begitu, penanganan akan bisa dilakukan lebih cepat. Hasil dari tes itu pun diharapkan terkumpul secepatnya. Sehingga, kebijakan selanjutnya akan diambil berdasarkan hasil tes terhadap ribuan orang.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan tes masif COVID-19 itu bukan untuk masyarakat umum. Mereka yang akan mengikuti tes adalah yang sudah mendapatkan undangan.

Tiga kategori pun sudah dipetakan, termasuk tempat pelaksanaan tes masif COVID-19. Kurang dari sepekan, hasilnya diharapkan sudah terkumpul.

“Kami harap tes masif ini berdasarkan undangan, berdasarkan analisa, akan menghasilkan peta persebaran terukur di hari jumat atau sabtu,” ujar Emil, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Selasa (24/3/2020).

Setelah hasilnya terkumpul, ia akan menggelar rapat dengan berbagai pihak terkait. Tujuannya untuk memastikan langkah lebih lanjut soal kebijakan Work From Home (WFH) dan sekolah di rumah.

Berdasarkan rencana awal, kebijakan itu hanya diambil untuk dilaksanakan dua pekan sejak pekan lalu. Jika harus ditambah, kebijakan tersebut akan diperpanjang.

“Hasilnya (dari tes masif COVID-19) kita bisa mengambil keputusan apakah bekerja dan sekolah di rumah dilanjutkan, ditambah seminggu atau kembali lagi ke sekolah dan tempat kerja (sesuai rencana awal) tapi dengan tetap menjaga jarak,” jelas Emil.

Ia pun berharap hasil tes itu akan menghasilkan data yang transparan dan nyata. Sehingga, kebijakan yang diambil nanti akan didasarkan pada data dan pertimbangan yang tepat. (ors)

Tags

Related Articles

Close
Close