CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Identifikasi Korban Longsor Pasirlangu: Tim DVI Polda Jabar Terima 10 Kantong Jenazah Sementara 71 Warga Masih Dilaporkan Hilang

Eci Darma
24 Januari 2026
Update terbaru longsor Desa Pasirlangu, Bandung Barat. 10 kantong jenazah masuk posko DVI, 71 orang hilang, dan Gubernur Dedi Mulyadi soroti alih fungsi lahan. (Echi/pasjabar)

Update terbaru longsor Desa Pasirlangu, Bandung Barat. 10 kantong jenazah masuk posko DVI, 71 orang hilang, dan Gubernur Dedi Mulyadi soroti alih fungsi lahan. (Echi/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CISARUA, WWW.PASJABAR.COM — Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengonfirmasi bahwa 10 kantong jenazah korban longsor sudah masuk ke posko identifikasi.

Data tersebut berhasil dihimpun oleh tim DVI Polda Jabar pada hari Sabtu tanggal 24 Januari 2026 hingga pukul 16.00 WIB.

Rincian dari temuan tersebut adalah delapan kantong berisi jenazah utuh sementara dua kantong lainnya hanya berisi bagian tubuh korban saja.

Hingga sore hari ini tercatat baru enam jasad yang sudah berhasil teridentifikasi secara resmi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga.

Petugas juga menemukan bagian tubuh berupa tangan yang berhasil diidentifikasi melalui pembanding sidik jari milik korban yang dilaporkan hilang tersebut.

10 Kantong Jenazah Diterima, Proses Identifikasi DNA Dan Data Warga Yang Masih Hilang

tangan dan kaki terpisah ditemukan petugas, tim dvi kerja keras identifikasi korban di tengah cuaca buruk. (Echi/pasjabar)
tangan dan kaki terpisah ditemukan petugas, tim dvi kerja keras identifikasi korban di tengah cuaca buruk. (Echi/pasjabar)

Satu bagian tubuh berupa kaki saat ini masih sangat membutuhkan pembanding DNA guna memastikan identitas asli dari korban bencana tersebut.

Baca juga:   Rumah Warga Hancur Bukan karena Longsor? Fakta Mengejutkan dari Pakar ITB

Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa masih ada sekitar 71 warga yang dilaporkan hilang dalam peristiwa longsor di kaki Gunung Burangrang itu.

Angka 71 orang hilang tersebut merupakan perkiraan sementara yang didapatkan berdasarkan data laporan dari posko pengaduan masyarakat di lokasi.

Sebanyak 23 korban dilaporkan sudah berhasil teridentifikasi sehingga sisa korban yang masih dalam proses pencarian adalah sekitar 40 orang.

Proses sinkronisasi data terus dilakukan secara teliti oleh petugas gabungan guna memastikan jumlah pasti warga yang tertimbun material tanah longsor.

Baca juga:   KDM Desak Developer Perumahan Bekasi Tanggung Dampak Banjir

Penghentian Sementara Proses Pencarian Akibat Cuaca Buruk

pencarian korban dihentikan karena cuaca buruk. (Echi/pasjabar)
pencarian korban dihentikan karena cuaca buruk. (Echi/pasjabar)

Proses penggalian serta pencarian korban untuk sementara ini terpaksa dihentikan karena kondisi cuaca di lokasi kejadian belum memungkinkan petugas bekerja.

Petugas gabungan rencananya akan melanjutkan kembali upaya pencarian korban yang hilang pada hari Minggu tanggal 25 Januari 2026 pagi hari.

Pihak kepolisian sangat berharap agar seluruh korban yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi apapun.

Kondisi tanah yang masih sangat labil serta potensi hujan susulan menjadi pertimbangan utama keselamatan para petugas evakuasi di lapangan.

Alat berat tetap disiagakan di sekitar lokasi bencana agar proses pembersihan material tanah dapat segera dilakukan begitu cuaca mulai membaik.

Gubernur Dedi Mulyadi Soroti Masalah Alih Fungsi Lahan

Dedi Mulyadi mengatakan alih fungsi lahan jadi biang kerok longsor pasirlangu, 71 nyawa masih terjebak di bawah timbunan lumpur. (Echi/pasjabar)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan alih fungsi lahan jadi biang kerok longsor pasirlangu, 71 nyawa masih terjebak di bawah timbunan lumpur. (Echi/pasjabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan bahwa praktik alih fungsi lahan menjadi penyebab utama terjadinya bencana longsor di Desa Pasirlangu.

Baca juga:   Uu Ruzhanul Ulum Dorong Masyarakat Peduli Lingkungan

Ia menyoroti banyaknya lahan hutan yang kini telah berubah fungsi menjadi perkebunan sayur hingga mencapai kawasan puncak Gunung Burangrang tersebut.

Penggunaan plastik untuk menanam sayuran di area lereng dinilai sangat membahayakan karena dapat memicu terjadinya pergerakan tanah saat hujan deras.

Pemerintah provinsi akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata ruang di kawasan kaki gunung guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Bencana memilukan ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan demi keselamatan masyarakat di masa depan. (Echi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: bandung baratberita terkiniDedi MulyadiDedi Mulyadi Longsor PasirlanguDVIGunung Burangrangkorban longsorlongsorPasirlanguPenyebab Longsor Gunung Burangrangpolda jabarTim DVI Polda Jabar LongsorUpdate Korban Longsor Pasirlangu 2026Warga Hilang Longsor Bandung Barat


Related Posts

Raffi Ahmad longsor Bandung Barat
HEADLINE

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

31 Januari 2026
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
HEADLINE

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

31 Januari 2026
Update hari ke-6 evakuasi longsor Cisarua, Bandung Barat. 56 kantong jenazah dievakuasi, 41 teridentifikasi, dan 24 warga masih dalam pencarian. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Update Longsor Cisarua Hari Keenam: Tim SAR Gabungan Berhasil Mengevakuasi 56 Kantong Jenazah Dari Lokasi Bencana Maut

29 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

STKIP Pasundan dukung gowes
HEADLINE

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

1 Februari 2026

# STKIP Pasundan dukung gowes CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM -- STKIP Pasundan dukungan pelaksanaan Gowes Baraya Bandung X Anniversary...

NASA misi luar angkasa

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026
Indonesia vs Irak futsal

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

31 Januari 2026
Fast Forever

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

31 Januari 2026
Persib vs Persis Solo

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

31 Januari 2026

Highlights

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

Sony Pictures Perkenalkan Pemeran Biopik The Beatles yang Rilis 2028

Gim Sepak Bola UFL Soccer Game 2026 Resmi Rilis di Android

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.