CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 4 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Upaya Kota Bandung untuk Kurangi Sampah Hingga 70 Persen

Nurrani Rusmana
14 Oktober 2023
Upaya Kota Bandung untuk Kurangi Sampah Hingga 70 Persen

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM โ€“ Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menjalankan serangkaian upaya untuk mengurangi sampah. Dalam rapat koordinasi bersama Satgas Darurat Sampah, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan, penanganan sampah bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Namun, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki tugas tambahan ini.

“Darurat sampah bukan persoalan DLHK saja. Semua punya tugas tambahan ini di samping tupoksi masing-masing,” ujar Bambang, Jumat (13/10/2023).

Dilansir dari bandung.go.id, salah satu inovasi penanganan sampah yang akan dijalankan mulai pekan depan adalah sistem pelaporan menggunakan Bandung Waste Management (BWM).

“Ini mulai aktif 16 Oktober mendatang. Ada tim ahli yang juga membuat kerangka agar aplikasi ini lebih ‘worth it’,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perpanjangan masa darurat sampah bisa saja dilakukan asalkan Pemkot Bandung memiliki kajian ilmiahnya.

“Saya sepakat kedaruratan ini diperpanjang. Tapi harus ada kajian ilmiahnya. Kita ingin mengambil sebuah kebijakan yang didukung oleh ilmiah. Saya juga sudah bicara dengan Bu Prima Kepala DLH Provinsi Jabar untuk menambah kuota sampah Kota Bandung,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Darurat Sampah Kota Bandung, Ema Sumarna menyebutkan, perubahan perilaku masyarakat termasuk para ASN Kota Bandung sudah berjalan cukup masif untuk mengurangi sampah di Kota Bandung.

Baca juga:   Masyarakat Kota Bandung Keluhkan Soal Sampah

“Di Pemkot Bandung sudah tidak ada lagi sampah yang dibawa ke luar. Di Taman Dewi Sartika ada proses kompos. Pupuknya dijadikan untuk pemeliharaan taman di Balai Kota. Jika sudah terlalu banyak, bisa didistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan,” papar Ema.

Termasuk sampah anorganik pun sudah dipilah masuk ke bank sampah dan para pengepul. Ia berharap, langkah ini bisa menjadi contoh keteladanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, apapun skema pengolahan sampah, harap disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Misalnya seperti di Cicendo, Andir, Astanaanyar, Lengkong, Batununggal, Cibeunying Kidul, dan Cibeunying Kaler. Rata-rata kewilayahan menggunakan loseda di perkantoran.

“Sampahnya harus selesai, jangan dibuang ke TPS. Untuk pengolahan anorganik, mereka bekerja sama dengan para pemulung,โ€ sebutnya.

Ema menambahkan, seluruh OPD telah ditugaskan untuk bergerak di bidangnya dalam menyelesaikan permasalah sampah. Seperti Dinas Pendidikan, diberikan tugas tambahan untuk bertanggung jawab melahirkan kawasan bebas sampah (KBS) di SD hingga perguruan tinggi.

“Ini bukan berbicara kewenangan, tapi ini mengenai kewilayahan. Lalu di Dinas Kesehatan, kita sudah kumpulkan semua direktur rumah sakit (RS) Immanuel untuk sepakat siap mengolah sampah. Sampah di RS akan selesai di RS,” tuturnya.

Baca juga:   Pemkot Cimahi Sidak ke Pasar Antri, Sejumlah Harga Sembako Naik

Lalu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan memerintahkan 22 mal dan toko modern untuk ikut menyelesaikan sampah di toko masing-masing.

“Contoh terbaik di PVJ. Setiap hari mereka produksi 5 ton sampah. 90 persen sampah organik. Itu semua selesai, pake maggot. Tugas Disdagin mengembangkan ke mal lainnya lewat Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI),” jelas Ema.

Termasuk hotel, restoran, tempat ibadah, dan para PKL juga harus ikut mengolah sampah masing-masing.

Selain itu, Ema menegaskan, para camat dan lurah juga terus masif mengedukasi masyarakat untuk menciptakan KBS di wilayah masing-masing.

“Sampai 12 Oktober 2023, ada 7.049 ritase atau 29.000 ton sampah yang masih tertahan. Sedangkan ritase kita sangat dibatasi. Kalau Kota Bandung bisa mengirim sampah 200 rit per hari ke Sarimukti, berarti kita butuh 35 hari untuk menyelesaikan darurat sampah ini.
Kita minta tambahan kuota ritase ke Sarimukti supaya sampah ini segera teratasi,” jelasnya.

Ia juga memaparkan, hasil rekapitulasi pengukuran penimbangan sampah, jumlah sampah organik yang terkumpul 2,5 ton. Jumlah sampah daur ulang 2,3 ton. Jumlah sampah residu 1,9 ton. Sehingga pengurangan sampah di Kota Bandung telah tercapai 70,14 persen.

Baca juga:   Satgas COVID 19 Bakal Tindak Tegas Mall Yang Tidak Terapkan Prokes

“Namun, kita masih dihadapkan beberapa kendala. Kota Bandung hanya tersisa 127 ritase. Padahal kita butuh 7.000 rit. Kedua, sampah pasar paling dominan. Persoalannya sangat luar biasa. Kalau kinerja sampah pasar tidak berubah, kita akan terjebak,” ungkapnya.

Kemudian, perlu adanya penjagaan di setiap TPS. Ia mengatakan, masyarakat boleh membuang sampah ke TPS, tapi itu betul-betul hanya residu.

“Kita juga perlu reduksi perilaku masyarakat yang buang sampah di jalan,” imbuhnya.

Sedangkan Salah Satu Tim Ahli Darurat Sampah, Andi KR Garna menyatakan, perlu adanya unsur paksaan yang membuat seluruh elemen masyarakat patuh terhadap penegakan hukum yang berlaku mengenai sampah.

“Arahnya sudah tepat. Tapi pada saat informasi pelanggaran itu masuk, pasti ada satu kendala yang sulit diselesaikan yaitu penegakan hukum. Kita perlu bekerja sama dengan pihak lain seperti Satgas Citarum yang memiliki kewenangan lebih. Sehingga penegakan hukumnya bisa diperhatikan,” kata Andi.

Salah satu caranya dengan menjadikan para penegak hukum sebagai observer dalam sistem BWM nanti.

“Di dalam aplikasi yang sudah ada, tambah sebagai observer sekaligus juga memverifikasi terhadap laporan yang ada,” lanjutnya. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: sampahsampah kota bandung


Related Posts

Sampah Kota Bandung
HEADLINE

Atasi Sampah Pemkot Bandung Terus Kembangkan KBS di Tingkat RW

13 Maret 2025
Gunungan Sampah di TPA Sarimukti Longsor
HEADLINE

Gunungan Sampah di TPA Sarimukti Longsor

9 Maret 2025
Pemkot Bandung Dapatkan Tambahan Kuota Pembuangan Sampah 5 Ritasi ke TPA Sarimukti
HEADLINE

Pemkot Bandung Dapatkan Tambahan Kuota Pembuangan Sampah 5 Ritasi ke TPA Sarimukti

9 Februari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Manajer Arsenal Mikel Arteta. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)
HEADLINE

Arteta Tantang Pengkritik Berdebat: Manajer Arsenal Minta Nama dan Alamat Orang yang Menyebut Timnya Terlalu Bergantung pada Bola Mati

4 Februari 2026

LONDON, WWW.PASJABAR.COM --ย Manajer Arsenal Mikel Arteta secara terbuka menantang orang yang memberikan kritik bahwa timnya terlalu bergantung...

Michael Carrick saat memimpin latihan Manchester United (c) MUFC Official

Revolusi Michael Carrick di Old Trafford: Manchester United Mulai Incar Cole Palmer dan Ruben Neves Guna Perkuat Skuad Musim 2026

3 Februari 2026
Indonesia menang 3-2 atas Vietnam di perempat final Piala Asia Futsal 2026. (instagram/@timnasfutsal)

Lolos ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026! Timnas Futsal Indonesia Tumbangkan Vietnam Lewat Drama Lima Gol yang Sangat Menegangkan di Indonesia Arena Jakarta

3 Februari 2026
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (Dok. PSSI)

Nova Arianto Kembali Pimpin Garuda Asia: Timnas U17 Indonesia Siap Hadapi Uji Coba Melawan China Jelang Piala Asia 2026

3 Februari 2026
Jeremy Jacquet (kanan). (AFP)

Benteng Masa Depan Anfield: Liverpool Resmi Amankan Jasa Bek Muda Prancis Jeremy Jacquet Untuk Memperkuat Lini Pertahanan Musim Depan

3 Februari 2026

Highlights

Nova Arianto Kembali Pimpin Garuda Asia: Timnas U17 Indonesia Siap Hadapi Uji Coba Melawan China Jelang Piala Asia 2026

Benteng Masa Depan Anfield: Liverpool Resmi Amankan Jasa Bek Muda Prancis Jeremy Jacquet Untuk Memperkuat Lini Pertahanan Musim Depan

Kenyataan Pahit Liga Nusantara: Enam Tim Resmi Terdegradasi ke Liga 4 Termasuk Tim Legendaris Persikabo dan PSDS Deli Serdang

Si Tembok Indonesia di Amsterdam: Maarten Paes Resmi Bergabung dengan Ajax dan Memperkenalkan Julukan Spesialnya Kepada Publik Liga Belanda

Karma Instan Supporter Anarkis: Pelaku Pelemparan Petasan Emil Audero Kehilangan Tiga Jari Tangan Akibat Ledakan

Indonesia vs Vietnam di Perempat Final AFC Futsal Asia 2026: Misi Balas Dendam Garuda Demi Sejarah Baru

PASJABAR

ยฉ 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

ยฉ 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.