BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB)Kota Bandung mengaku memerlukan juga bantuan APD untuk operasional di lapangan. Pasalanya mereka juga salah satu yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
“Kami membutuhkan APD untuk melindungi petugas yang bertugas di lapangan. Karena mereka banyak bersentuhan dengan masyarakat, sehingga sangat rentan terpapar virus covid-19,” ujar Kepala Diskar PB Kota Bandung, Dadang Iriana, beberapa waktu lalu.
Dadang mengatakan, selama ini, para petugas pemadam kebakaran hanya, menggunakan baju standar, masker dan disemprot dengan desinfektan, sebelum dan setelah bertugas di lapangan.
Sebenarnya, Dadang berharap para petugas di lapangan bisa mendapatkan vitamin secara rutin, untun menambah daya tahan mereka. “Sayangnya, selama ini, kita hanya mendapatkan vitamin dari bantuan masyarakat saja. Tidak ada anggaran khusus untuk pengadaan vitamin” tambahnya.
Selain itu, Dadang juga berharap ada pelaksanaan rapid tes untun semua stafnya. Karena mereka salah satu yang rentan terpapar virus covid-19.
“Kami sudah mengajukan permohonan untuk pelaksanaan rapid tes, tapi sampai sekarang masih belum dilaksanakan,” tambahnya.
Jumlah staf di Diskar PB sendiri sebanyak 432 orang, yang terdiri dari ASN dan PHL. Namun, ada beberapa orang yang WFH, sedang sisanya bekerja di lapangan.
Sementara itu, jumlah bencana yang terjadi di Kota Bandung selama 2020 hingga 17 April 2029, kebakaran sebanyak 53 kali. “Untungnya kebakaran tahun ini statistiknya menurun dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama,” tambahannya.
Beruntung, Diskar PB mendapatkan bantuan dari Yayasan Kebaikan Umat membagikan vitamin, hand sanitizer dan ratusan unit masker.
“Saya dan kita tahu anggota rescue yang pekerjaannya tidak mengenal waktu dan tidak transaksional mereka sangat heroik bukan katanya tapi faktanya. Saya mengalami bertahun tahun mendampingi mereka. Bukan tidak mau kepada yang lain tapi nanti ada slSatpol PP, Dishub, petugas kebersihan, lantas kita berikan juga, kita dahulukan Damkar, dan lagi lagi saya sangat bangga,” tutur Ketua Yayasan Kebaikan Umat Ferdi Legaswara.
Ferdi mengatakan, Para rescue sangat membutuhkan bantuan ini. “Jangan dilihat nilainya, kami atas nama kebaikan umat melakukan hal ini tidak konteks covid-19 banyak hal insyaallah kita lakukan,” tambahnya.
Bantuan itu kata Ferdi berupa 15 dus tablet vitamin, 600 hand sanitizer, dan 600 masker. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan menyediakan buka puasa. “Kami mengentuk menginsprasi mereka perlu ditengok, karena mereka berresiko sama seperti para medis dan lain lain,” tandasnya. (Put)











