BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Senang mengeksplorasi berbagai hal dan terus belajar adalah sesuatu yang dilakukan oleh Dede Mohamad Soleh yang akrab disapa Dude. Berbagai aktifitas pun ia lakukan seperti kegiatan outdoor dan olahraga.
“Pertama yang paling saya suka adalah riding motocross, mungkin kalo anak-anak motor bilangnya suka trabas gitu hehe, selain itu suka hiking dan camping,” terangnya yang juga senang bersepedah kepada Pasjabar.
Pemuda yang lahir di Purwakarta, 31 Desember 1998 ini pun dipercaya untuk memimpin lembaga MAPAK ALAM UNPAS, disinilah ia banyak belajar dan mengasah kemampuan serta berlatih mengaplikasikan ilmu-ilmu yang ia dapatkan di dalam perkuliahan.
“Untuk cita-cita saya dari kecil ingin menjadi seorang entrepreneur, karena bagi saya dengan menjadi pengusaha, saya bisa bebas mengekspresikan karakter atau passion saya dengan versi saya yang tentunya punya ciri khas tersendiri,” terang pemilik tinggi 165 CM.
Menjadi pengusaha, sambung Dude berbeda dengan menjadi seorang pegawai di sebuah perusahaan, di mana kita cukup terbatas dan dituntut untuk turut serta mewujudkan mimpi orang lain.
“Selain itu, menjadi seorang entrepreneur juga agar saya bisa berbagi dan membantu masyarakat sekitar dengan memberikan lapangan pekerjaan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tandas pemfavorit warna navy dan green army juga penyuka Sate Maranggi dan Sop Iga Kambing.
Dude juga berkata bahwa ia memiliki motto ‘berbuat baiklah kepada siapapun karena semua kebaikan yang kamu lakukan sekali pun kepada orang yang benci kepadamu, karena kebaikan itu akan kembali kepadamu’.
“Untuk kesibukan saat ini, demi masa depan yang gemilang, saya tengah fokus menyelesaikan studi saya, ya alhamdulillah sekarang udah mulai menyusun skripsi. Dengan ikhtiar melanjutkan studi ini, saya harap ini sebuah rangkaian suatu proses dan usaha saya untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya,” terang mahasiswa Universitas Pasundan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) program studi Manajemen semester akhir.
Ke depan Dude berharap bisa menjadi lebih baik lagi dan bisa mencapai apa yang ia mimpikan dan dapat membanggakan serta selalu berbakti kepada kedua orangtuanya.
“Semoga selalu diberikan kesempatan untuk selalu berbuat baik dan berbagi kepada sesama dan tak lupa semoga bumi kita ini beserta isinya semoga lekas sembuh kembali,” ucapnya.
Soal tokoh idola, Dude berkata bahwa ia mengagumi Kedua orangtuanya dan Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie.
“Bagi saya, mereka merupakan sosok yang luar biasa ya, terutama orangtua saya mereka selalu menginspirasi saya dalam menjalani kehidupan banyak sekali didikan yang saya dapatkan dan tidak akan saya dapatkan dari orang lain,” paparnya.
Di samping itu, alasan Dude mengidolakan BJ Habibie adalah karena ia merupakan sosok yang luar biasa cerdas dalam berbagai bidang baik dari bidang sains, teknologi, pemerintahan, dalam berkarya dan masih banyak lagi. Selain itu, kisah hidup BJ Habiebie juga sangat menginspirasi Dude.
“Saya selalu terinspirasi oleh kedua orangtua saya, karena berkat doa dan dukungan merekalah sampai saat ini saya masih bersemangat untuk menggapai mimpi-mimpi saya, selain itu, mereka pula yang selalu mendidik dan menginspirasi saya agar menjadi seseorang yang disiplin, pekerja keras, jujur, bersyukur dan selalu optimis pantang menyerah,” paparnya.
Selain itu kedua orangtuanya juga menginspirasi Dude untuk tetap bertahan dalam keadaan apapun dan dimana pun sekali pun banyak tantangan yang harus dihadapi.
“Makna hidup bagi saya adalah sebuah perjalanan atau petualangan yang di mana dalam perjalan tersebut kita harus memilih dan memilah sesuatu yang sesuai dengan keperluan kita untuk mendukung agar langkah kita tidak berhenti begitu saja, setiap opsi yang kita pilih semua ada konsekuensinya dan resikonya, maka kita harus mempertimbangkan dengan matang dalam menentukan pilihan agar kita sampai dengan selamat ke tujuan kita, kerena segala sesuatu yang Tuhan ciptakan ini tidak sertamerta terjadi begitu saja, semua ada hakikatnya,” urainya.
Kita hidup di dunia ini sambung Dude hanya sementara dan Tuhan menciptakan alam semesta beserta seisinya itu termasuk kita untuk beribadah kepada-Nya. Dan apabila ingin dianggap hidup buatlah sejarah atau karya dalam hidup agar tetap dikenang walaupun sudah tidak ada lagi di dunia.
“Saya juga selalu bersemangat dalam menjalani hidup karena mimpi dan Orangtua saya. Demi masa depan yang gemilang saya harus tetap optimis dan bekerja keras agar saya mampu bertahan dalam kondisi bagaimana pun,” jelasnya.
Bungsu dari tiga bersaudara ini juga berkata bahwa ia ingin melihat kedua orangtuanya selalu menikmati masa tuanya dan ia bisa memberikan apa yang mereka inginkan dan membuatnya bangga sehingga perjuangan mereka membesarkannya pun tidak sia sia. (tiwi)












