CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Covid-19, DPU Kota Bandung Kena Refocusing

Yatti Chahyati
13 Agustus 2021
FOTO : Pengerukan Lumpur Dikolam Retensi Gedebage

etugas menggunakan ekskavator amfibi buatan PT. Pindad mengeruk lumpur di kolam retensi Cipamulihan Gedebage, Jln. Sukarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (17/2/2021). (Foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Hampir semua mata anggaran di semua SKPD di Kota Bandung mengalami refocusing selama pandemi Covid-19. Salah satunya Bidang Sumber Daya Air di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung.

“Kalau tahun lalu, anggaran SDA masih bisa dipertahankan. Tapi tahun ini kami terpaksa harus melakukan refocusing,” ujar kepala DPU Kota Bandung, Didi Riswandi, Kamis (12/8/2021).

Beberapa hal yang harus direfocusing adalah, rehabilitasi tanggual sungai  2021, ditargetkan sepanjang 4.100 meter, dengan anggaran Rp33,8 milyar. Namun  harus direfocusing, jadi hanya 2.768 meter. Selain itu, pagar pengaman sugai terbangun sepanjang 2.968 meter dan anggaran sebesar Rp25,6 milyar. Didi juga mengatakan, untuk pembangunan drainase, tahun ini ditargetkan 8 ribu meter denagn anggaran Rp30 milyar. Namun, setelah direfocusing menjadi 3 ribu meter dengan total anggaran Rp6 miliar.

Baca juga:   HUT TNI ke-80: Dedi Mulyadi Tegaskan NKRI Hanya Kuat Jika TNI dan Rakyat Bersatu!

“Tahun ini, aggaran DPU mengalami anggaran terendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” terang Didi.

Meski demikian, program yang berjalan meski disesuaikan dengan anggaran yang disesuaikan dianntaranyan Penerangan jalan umum, pendataan yang dilaukan pada sebanyak 45 titik PJU di kota bandung, lampung menyala 40.973 titik atau sekitar 90,96% dan lampu tidak menyala 4.075 titik  atau sekitar 9,04%. Pendataan diperoleh berdasarkan data wilayah kerja UPT (Bojonegara, Cibeunying, Tegalega, Karees, Ujungberung, dan Gedebage)

Trotoar, pemeliharaan rutin dilakukan oleh UPT. Peningkatan fasilitas trotoar yang sudah dilaksanakan diantaranya jalur difabel, jalur sepeda, kursi untuk pejalan kak. Sedangkan fasilias yang sedang dilaksanakan, yaitu street analog clock, way finding, dan papa nama jalan.

“Lokasi rencana street analog clock berada di Kawasan Asia Afrika,” katanya.

Sementara itu, sebagai salah satu mitra dengan DPU untuk memelihara kuailtas DAS Sungai Citarum, Komandan Sektor 22 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Eppy Gustiawan mengatakan, pihaknya terus mengupayakan agar kuaitas air Sungai Citarum semakin baik.

Baca juga:   Gerakan Pangan Murah DKPP Kota Bandung Diserbu Warga

“Kalau dulu, Air Sungai Citarum merupakan yang terkotor, namun sekarang sudah jauh lebih baik. Bahakan sedikir-sedikit sudah dapat dimanfaatkan, seperti untuk destinasi wisata dan lain sebagainya,” ujar Eppy.

Kotornya air Sungai Citarum, lanjut Eppy salah satunya disebabkan oleh sampah, kotoran hewan, pengendalian pemanfaatan ruang, sedimentasi limbah industri dan yang pasti karena kurangnya kesadaran dalam diri masyarakat utuk menjaaga sungai.

“Bahkan kalau aliran air sedang deras, banyak perabot dapur yang mengambang di sungai,” terang Eppy.

Untuk limbah industry, lanjut Eppy, tidak hanya industry besar yang melakukan pencemaran. Bahkan industry kecil seperti UMKM kebanyakan malah tidak mempunya IPPAL, sehingga membuang limbah langsung ke sungai.

Baca juga:   Warga Bandung Jangan Rayakan Tahun Baru di Luar Rumah

“Kalau industry besar, mungkin mereka mempunyai IPAL, namun perlu pengawasan ketat dalam penggunaannya,” papar Eppy.

Eppy mengakui memangn masih ada industry besar yang membuang air limbah ke sungai. Setidaknya ada 14 titik yang sudah diawasi dan ditindak karena melakukan pelanggaran. “Kemungkinan ada titik lain yang melakukan pelanggaran serupa,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Eppy, pihaknya terus melakukan upaya untuk memperbaiki kualitas aair sungai Citarum, salah satunya dengan melakukan pengerukan dan membongkar bangunan di bantaran sungai.

“Selain itu, mengningat wilayah kerja kami yang luas dan personel yang sangat terbatas, kami meminta partisipasi masyarakat untuk memberikan laporan jika terjadi pelanggaran. Hanya saja jika melaporkan pelanggaran, harus jelas di mana lokasinya dan bukti pelanggarannya. Sehingga kami bisa melakukan Tindakan tegas,” pungkasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anggaran covid-`9DPU Kota Bandung


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.