CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Kain Tenun Gringsing Siap Mendunia dan Dongkrak Ekonomi

Tiwi Kasavela
26 September 2021
Kain Tenun Gringsing Siap Mendunia dan Dongkrak Ekonomi

Kain Tenun Gringsing Siap Mendunia dan Dongkrak Ekonomi (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

KARANGASEM, WWW.PASJABAR.COM– Kain tenun Gringsing yang menjadi salah satu produk ekonomi kreatif khas Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem, Bali, disiapkan menjadi buah tangan atau souvenir bagi para pemimpin dunia yang hadir di ajang G20 di Bali tahun depan.

Selain sebagai bentuk promosi agar Kain Tenun Gringsing semakin dikenal dunia, hal ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang besar dengan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat desa wisata Tenganan Pegringsingan.

Seperti diketahui, pandemi COVID-19 memberi dampak yang besar dengan menurunnya produksi kain tersebut oleh masyarakat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat melakukan visitasi 50 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat (24/9/2021), mengatakan, hal ini sebagai solusi langsung yang diberikan pihaknya dalam upaya membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga:   MUI Tetapkan Bahan dan Produksi Mixue Ice Cream & Tea Halal

“Desa wisata Tenganan Pegringsingan ini menerapkan konsep community based tourism, kita datang ke sini untuk menghadirkan solusi. Tadi Ibu Susi, salah satu pengrajin kain gringsing mengatakan omzetnya turun semenjak pandemi. Sekarang langsung mendapat pesanan dari Kemenparekraf sebanyak 120 kain,” kata Menparekraf Sandiaga dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Kain Tenun Gringsing adalah salah satu warisan budaya kuno Bali yang masih bertahan sampai saat ini. Kain ini dikenal dengan proses pembuatannya yang rumit sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Proses tenunnya membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Untuk motif ikat gandanya, memerlukan waktu yang lebih lama. Karenanya kain ini memiliki harga jual cukup tinggi.

Baca juga:   Kabar Baik, Kemenag Bakal Segera Berangkatkan Jemaah Umroh

Dalam proses pewarnaannya, kain gringsing tidak bisa memiliki warna yang pekat dan tahan lama apabila tidak diberi warna yang dihasilkan oleh minyak kemiri.

Diharapkan Buka Lowongan Kerja

“Nantinya kain-kain yang dihasilkan masyarakat akan dijadikan souvenir bagi kontingen atau peserta G20. Diharapkan bisa membuka lapangan kerja bagi 400 orang masyarakat desa,” kata Menparekraf Sandiaga.

Bersama kementerian/lembaga terkait, Sandiaga mengatakan, pihaknya juga akan berupaya mendorong kain tenun Gringsing dikukuhkan sebagai warisan budaya tak benda (Intangible cultural heritage) oleh UNESCO. Mempertimbangkan kain gringsing merupakan satu-satunya tenun ikat ganda dari Indonesia.

“Karena kain ini sudah mendapat warisan budaya dari Kemendikbud Ristek. Kita akan turunkan tim untuk mulai menata agar bisa didaftarkan sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO, jadi yang nasional sudah dan ini seiring dengan desa wisata Tenganan berkelas dunia,” kata Menparekraf.

Baca juga:   Indonesia Hanya Miliki Satu Industri Pembuat Vaksin

Menparekraf mengatakan pihaknya juga akan memberikan pendampingan bagi masyarakat. Sehingga produk-produk lain khas dari Desa Wisata Tenganan Pegringsingan memiliki nilai tambah yang semakin baik.

“Seperti Pak Wayan yang memiliki usaha madu akan kita bantu dengan program BEDA’KAN (Bedah Desain Kemasan Kuliner Nusantara) dan dalam waktu segera bisa ada transformasi sehingga saat perhelatan G20 beliau sudah memiliki produk yang kita bisa pajang bagi para peserta yang nanti kami ajak ke Desa Tenganan ini,” katanya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Kain Tenun Gringsing


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)
HEADLINE

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026

LANCASHIRE, WWW.PASJABAR.COM – Sejarah baru tercipta di kasta kedua sepak bola Inggris. Coventry City secara resmi memastikan...

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026

Highlights

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.