CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 7 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Infrastuktur Objek Wisata Harus Diperhitungkan untuk Antisipasi Kecelakaan di Kawasan Wisata

Yatni Setianingsih
1 Maret 2022
Mau Naik Bus Wisata Gratis di Jabar? Ini Ketentuannya

Bus (ilustrasi : pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Caretaker Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM, Prof. Bambang Agus Kironoto menilai kecelakaan kendaraan yang terjadi di kawasan wisata diakibatkan berbagai faktor.

Mulai dari aspek manusia seperti kelalaian, keterampilan pengemudi, kemudian faktor cuaca yang berdampak pada kondisi jalan. Faktor lainnya adalah kondisi infrastruktur dan kendaraan.

Sementara itu Dr. Ir. Dewanti, M.S menuturkan pariwisata merupakan penyumbang PDB, devisa, dan lapangan kerja yang paling mudah dan murah. Sesuai dengan data World Travel & Tourism Council (WTTC), pendapatan sektor pariwisata di Indonesia berada pada ranking 9 dunia, peringkat 3 di Asia dan peringkat 1 di Asia Tenggara.

Baca juga:   Korban Kecelakaan Kereta Api Feeder dengan Mini Bus Menjadi 5 Orang

“Oleh karena itu, cukup wajar jika Presiden Jokowi menetapkan pariwisata sebagai leading sector sehingga harus mendapat dukungan dari kementerian lainnya,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman ugm, Selasa (1/3/2022)

Dewanti menyebutkan topografi menuju kawasan wisata harus diperhitungkan. Kondisi jalan dan lingkungan seperti geometri jalan yang sub standar, keberadaan selokan maupun jurang yang berbahaya, serta terdapat alat pengatur lalu lintas yang belum berfungsi maksimal. Beberapa hal tersebut perlu didukung dengan upaya pemenuhan kriteria jalan berkeselamatan seperti forgiving road, self explaining road, self regulating road, dan self enforcing road.

Permasalahan lainnya banyak dijumpai terkait kondisi kendaraan tidak laik jalan, seperti kendaraan tidak sesuai spesifikasi, perlengkapan kendaraan, dan desain kendaraan. Belum lagi permasalahan kondisi pengemudi seperti kesehatan, kecakapan, perilaku, dan sebagainya.

Baca juga:   Ridwan Kamil Tunggu Informasi Soal Warga Jabar di Natuna

“Beberapa hal tersebut tentu berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di lokasi pariwisata,” ucapnya.

Konsep 5E`s

Oleh karena itu, menurut Dewanti, perlu konsep penanganan yang baik. Konsep tersebut meliputi 5 E’s, yaitu Education, Encouragement, Engineering, Enforcement, and Evaluation dan Ethic.

Sementara pendekatan yang perlu dilakukan adalah melalui pendekatan pre-emtif, preventif, dan represif yang meliputi pencegahan hingga penerapan hukuman.

Baca juga:   Perhutani Divre Janten Siap Menyambut Wisatawan Liburan Akhir Tahun

“Beberapa pendekatan di atas dilakukan oleh seluruh stakeholders sesuai perannya yaitu pemerintah, kepolisian, serta dukungan masyarakat dan komunitas,”ujarnya.

Di sisi lain, katanya, kearifan lokal masyarakat sekitar lokasi wisata sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran akses menuju kawasan wisata seperti pengaturan lalu lintas agar tetap lancar. Ada baiknya pula perlu dilakukan audit keselamatan lalu lintas kawasan wisata secara berkala. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kawasan wisatakecelakaanObjek Wisata


Related Posts

Museum Lorong
HEADLINE

Museum Lorong Waktu Hadirkan Sejarah KAA 1955 dengan Teknologi AI

11 September 2025
Arus Lalu Lintas Lembang
HEADLINE

Arus Lalu Lintas Lembang Padat, Polisi Siapkan Rekayasa One Way

5 September 2025
Kecelakaan Beruntun Cisarua
HEADLINE

Kecelakaan Beruntun di Cisarua Lukai Delapan Orang, Truk Terguling

23 Juli 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Foto: dok. PBSI
HEADLINE

Lolos dari Lubang Jarum: Fajar/Fikri Melaju ke Babak Kedua Malaysia Open 2026 Usai Drama Rubber Game

7 Januari 2026

KUALA LUMPUR, WWW.PASJABAR.COM – Ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mengamankan tiket ke babak kedua...

Wakil Wali Kota Bandung

Kuasa Hukum Beberkan Tujuh Poin Praperadilan Wakil Wali Kota Bandung

7 Januari 2026
Run BTS

Menjelang Comeback, Run BTS Kembali Kuasai Tangga Lagu Billboard

7 Januari 2026
virus super flu

Dinkes Jawa Barat Temukan 10 Warga Terpapar Virus Super Flu

7 Januari 2026
film kalah untuk menang

Film Menang untuk Kalah: Surya Saputra Ungkap Pernah Jadi Korban

7 Januari 2026

Highlights

Dinkes Jawa Barat Temukan 10 Warga Terpapar Virus Super Flu

Film Menang untuk Kalah: Surya Saputra Ungkap Pernah Jadi Korban

Sebastian Stan Dirumorkan Gabung Film DC The Batman Part II

Delapan Wakil Indonesia Awali Musim di Malaysia Open 2026

Piala Afrika 2025: Delapan Tim Pastikan Tiket Perempat Final

Kesalahan Perawatan Tubuh dan Rambut yang Sering Tak Disadari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.