BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Peneliti Observatorium Bosscha, Muhammad Yusuf menerangkan berdasarkan hasil pemantauan hilal yang dilakukan pihaknya pada 1 April 2022 sore, tidak ada hilal yang terlihat.
“Sekarang kondisi matahari dan bulan sudah terbenam, lihat di langit barat itu dipenuhi awan dan kita tidak bisa melihat matahari dan bulan. Jadi laporan dari Observartorium Bosscha hilal tidak terlihat,” tegasnya dalam siaran video yang diterima PASJABAR, Jumat (1/4/2022).
Observatorium Bosscha menyelenggarakan pengamatan bulan sabit pada tanggal 1 April 2022 yang merupakan penanda beralihnya bulan Sya’ban ke bulan Ramadhan 1443 H. Pengamatan dilaksanakan di Lembang Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang pada tanggal 29 Maret hingga 2 April 2022 dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.
Observatorium Bosscha menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal, bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum. Pihak yang berwenang menentukan awal Ramadhan dan Syawal adalah pemerintah Republik Indonesia melalui proses sidang isbat. (ytn)












