BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menerangkan, kemiskinan di Jabar sebagian besar karena kurangnya keahlian yang dimiliki.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jabar akan segera melakukan tindak lanjut terkait titik permasalahan tersebut.
“Orang miskin biasanya karena tak memiliki keahlian, ini pun menjadi pemikiran kami ke depan. Memang yang namanya keahlian penting untuk kesuksesan kehidupan kita,” katanya, Rabu (18/5/2022).
Untuk diketahui tahun 2021, penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu obyek audit BPK dari dua obyek yang diperiksa.
Plt Kepala BPK Perwakilan Jabar Arif Agus berharap hasil audit yang diberikan pihaknya bisa menjadi masukan dan rekomendasi bagi Pemerintah Provinsi Jabar.
“Setelah hasil audit disampaikan dan ditanggapi, kami akan susun konsep hasil pemeriksaan, termasuk rekomendasinya,” kata Arif.
Arif mendorong pula Pemerintah Provinsi Jabar segera menyusun rencana aksi untuk memperbaiki laporan dan kinerjanya. (*/ytn)












