CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Hadapi Tantangan Global Pendidikan, Indonesia dan Belanda Bekerja Sama

Nurrani Rusmana
26 Juli 2022
Indonesia dan Belanda Bekerja Sama Hadapi Tantangan Global Pendidikan

Indonesia dan Belanda Bekerja Sama Hadapi Tantangan Global Pendidikan. (Foto: kemdikbud.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Kolaborasi dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di Indonesia untuk temukan solusi hadapi tantangan global bidang pendidikan terus digulirkan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meningkatkan kerja sama bidang pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda lewat pertemuan bilateral. Hal itu untuk menghadapi tantangan global bidang pendidikan.

Melalui pertemuan bilateral, kedua Menteri juga mengajak perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melakukan diskusi.

Diskusi diselenggarakan di ruang perpustakaan gedung Erasmus Huis, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Dilansir dari laman kemdikbud.go.id pada Selasa (26/7/2022), diskusi dilakukan dalam suasana akrab serta mengusung tema tentang bagaimana mentransformasikan pendidikan dan penelitian untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Menteri Nadiem mengawali diskusi dengan menyampaikan kebijakan Merdeka Belajar atau Emancipated Learning

Sebagai contoh, Mendikbudristek mengemukakan program matching fund, visiting scholar program (Praktisi Mengajar), program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Program magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) dan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Seluruh kebijakan tersebut merupakan contoh praktik baik yang kami harap bisa berkelanjutan ke depannya, terutama diperkuat dengan kedatangan Menteri Dijkgraaf bersama delegasi perguruan tinggi di Belanda untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang terutama vokasi,” di hadapan para mahasiswa perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bandung.

Baca juga:   Unpas Ajak Mahasiswa Ikuti Seleksi Djarum Beasiswa Plus 2025-2026

“Saat ini tercatat ada enam perguruan tinggi di Belanda yang telah menerima mahasiswa program IISMA bidang vokasi” sambungnya.

Senada dengan itu, Menteri Dijkgraaf menyampaikan apresiasi atas kebijakan Merdeka Belajar yang dilakukan oleh Kemendikbudristek.

“Sebuah langkah yang berani dimana membebaskan siswa untuk belajar. Berpikir kritis karena sejatinya kita harus dapat mendefinisikan apa yang yang menjadi esensi utama dari pendidikan yaitu berdampak di masyarakat,” jelas Dijkgraaf.

Implementasi Merdeka Belajar Dorong Kreativitas dan Inovasi Peserta Didik

Dalam sesi diskusi, mahasiswa jurusan Manajemen dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Muhammad Faris Nirwan mengungkapkan mengenai pentingnya pendidikan berdampak kepada kehidupan sosial.

“Salah satunya bagaimana pendidikan mengatasi tiga hal besar di dunia pendidikan yaitu perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual,” urainya.

“Apresiasi untuk Nirwan yang menaruh perhatian besar atas perjuangan yang dilakukan Kemendikbudristek dalam mengatasi tiga hal yang telah disebutkan, melalui Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 30 Tahun 2021 yang telah dibuat guna mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi menjadi bukti keseriusan Kemendikbudristek,” tegas Menteri Nadiem.

Baca juga:   Mahasiswa dan Pelajar Pasundan Galang Dana Untuk Korban Banjir

Pentingnya Pengetahuan Tentang Pendidikan

Selanjutnya, mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Nadhifa Salma Khairunissa mengatakan pentingnya memperlengkapi kaum muda dengan pemahaman perihal agenda global Tujuan Pembangungan Berkelanjutan tahun 2030.

“Kiranya kemitraan Indonesia dan Belanda dapat memberikan ruang kesempatan untuk anak muda di kedua negara mendapatkan wawasan ataupun pengetahuan tentang pendidikan untuk kehidupan berkelanjutan (education for sustainable development),” ucap Nadhifa.

Merespon hal tersebut, Nadiem menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang memuat banyak proyek sains untuk siswa jenjang menengah.

“Menjadi tantangan tersendiri untuk siswa dalam menjadikan lingkungan tempat dimana kita tinggal menjadi ramah dan berkelanjutan lewat proyek yang dihasilkan,” urai Menteri Nadiem.

Senada dengan itu, Menteri Dijkgraaf menuturkan berbagai hal yang dapat dilakukan kaum muda dalam menciptakan gaya hidup pendidikan untuk kehidupan berkelanjutan.

Baca juga:   Jadwal dan Syarat Pendaftaraan IISMA 2022

“Di usia muda, kalian seyogyanya terpacu untuk sadar atas permasalahan di lingkungan sekitar. Serta menciptakan kesempatan dan menyediakan solusi tentang hal tersebut,” jelas Dijkgraaf.

Testimoni atas diskusi yang berlangsung turut dibagikan oleh peserta lain, mahasiswa dari jurusan Sastra Rusia, Universitas Indonesia, Jasmine Rizki Sumirat.

“Saya merasa kagum atas pembawaan diskusi dari kedua Menteri dalam suasana santai. Sehingga tidak terasa dalam waktu yang singkat namun materi yang disampaikan sangat berbobot (insightful),” pungkas Jasmine seraya bersyukur melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Dia berkesempatan belajar mata kuliah lain di luar jurusan utamanya yaitu mata kuliah hubungan internasional (international relations).

Nadiem Makarim Tekankan Hal Strategis Pasca Kunjungan

Mengakhiri rangkaian kunjungan bilateral, Menteri Nadiem menekankan hal-hal strategis yang direkomendasikan untuk menjadi prioritas pasca kunjungan, yakni

1) Melanjutkan kerja sama yang telah terjalin antar perguruan tinggi di Indonesia dengan Belanda khususnya di bidang vokasi;

2) Memastikan peningkatan jumlah universitas penerima mahasiswa program IISMA di Belanda;

3) Mendorong peningkatan kemitraan periset dan penelitian;

4) Mengembangkan aktifitas kebudayaan antar negara. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: MendikbudristekNadiem makarimtantangan global pendidikan


Related Posts

Nadiem Makarim korupsi
HEADLINE

Akhirnya Muncul, Nadiem Makarim Bantah Program Chromebook Mandek

10 Juni 2025
Ketua Kabinet KM ITB Kecewa Setelah Beraudiensi dengan Rektorat Terkait Skema Pembayaran UKT Pinjol
HEADLINE

Mendikbudristek Minta PTN Jemput Bola Mahasiswa Baru yang Terdampak UKT

28 Mei 2024
Nadiem Makarim korupsi
HEADLINE

Hari Pendidikan Nasional, Mendikbud Titip Pesan Ini

2 Mei 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Casemiro bersinar di laga Man Utd vs Fulham. (AP Photo/Dave Thompson)
HEADLINE

Magis Michael Carrick Berlanjut: Benjamin Sesko Pastikan Kemenangan Dramatis Manchester United atas Fulham Skor 3-2

2 Februari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM -- Periode bulan madu Michael Carrick bersama Manchester United terus berlanjut saat menjamu Fulham dalam lanjutan...

Foto: REUTERS/Ana Beltran

Eksekusi Penalti Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Tundukkan Rayo Vallecano Skor 2-1 Di Bernabeu

2 Februari 2026
Foto: AFP/PIERO CRUCIATTI

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

2 Februari 2026
natrium mi instan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

2 Februari 2026
Longsor Cisarua

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

2 Februari 2026

Highlights

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Dominasi Indonesia Hari Ini

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

Masuki Hari Ke-10, SAR Perluas Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.