CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKESEHATAN

Begini Efektivitas Rapid Test HIV

Nurrani Rusmana
10 September 2022
Efektivitas Rapid Test HIV.

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Rapid test HIV merupakan salah satu jenis tes HIV yang digunakan sebagai pemeriksaan awal untuk mendeteksi antibodi terhadap penyakit HIV. Hasil dari pemeriksaan ini bisa diketahui dalam waktu yang singkat, biasanya hanya perlu menunggu sekitar 20–30 menit saja.

Namun, hasil rapid test HIV tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk mendiagnosis seseorang mengalami HIV. Diperlukan tes lanjutan guna memperkuat hasil rapid test.

Dilansir dari ALODOKTER, Rapid test HIV memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, yaitu mencapai 92 persen. Meski begitu, tes antibodi bisa menunjukkan hasil negatif palsu (false positive). Ini artinya hasil tes tersebut mungkin saja negatif, padahal sebenarnya belum tentu.

Baca juga:   Kurang Tidur dan Stres Kronis Picu Kenaikan Berat Badan

Kondisi ini rentan terjadi apabila seseorang melakukan rapid test secara mandiri di rumah. Perlu diketahui, hasil dari tes antibodi sangat dipengaruhi oleh cara pengambilan serta penanganan sampel. Jadi, kalau dilakukan dengan cara yang kurang tepat, hasilnya pun bisa kurang akurat.

Hasil Negatif Palsu Bisa Terjadi

Selain itu, hasil negatif palsu juga mungkin terjadi kalau tes antigen dilakukan terlalu dini. Ini karena antibodi untuk melawan virus HIV umumnya baru terbentuk sempurna setelah 3 bulan terinfeksi.

Tes ini boleh dilakukan kapan saja sebagai upaya deteksi dini penyakit HIV. Bahkan, orang yang berusia 13–64 tahun direkomendasikan untuk menjalani tes HIV setidaknya 1 kali.

Baca juga:   FOTO : Pemkot Bandung Buka RSUD Bandung Kiwari

Tes ini perlu dilakukan sebagai skrining apabila seseorang mengalami gejala awal HIV, terlebih bila ia terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA, terutama yang menggunakan jarum suntik atau sering melakukan hubungan seksual berganti-ganti pasangan, tanpa menggunakan kondom.

Selain itu, orang yang terdiagnosis hepatitis, TBC, dan infeksi menular seksual juga perlu rutin menjalani rapid test HIV.

Prosedur rapid test HIV

Tes dilakukan oleh tenaga medis di Puskesmas, klinik VCT (voluntary counselling testing), maupun rumah sakit. Prosedurnya perlu dilakukan oleh tenaga medis supaya hasil tesnya nanti dapat lebih akurat.

Tes ini bisa dilakukan dengan dua sampel, yaitu darah dan cairan dari mulut. Untuk tes antibodi dengan darah, sampel darah akan diambil dari ujung jari pasien kemudian diteteskan ke alat rapid test dan diberi cairan reagen khusus yang akan mendeteksi antibodi.

Baca juga:   Susu Cokelat: Baik untuk Otot, Tapi Bisa Picu Masalah Kesehatan

Sedangkan tes dengan sampel cairan mulut menggunakan alat khusus yang digunakan dengan cara menyeka gusi. Hasil dari kedua tes ini akan terlihat sekitar 20–30 menit setelah tes selesai dilakukan.

Apabila hasil tes positif, segeralah periksakan diri ke dokter untuk menjalani tes lanjutan dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Namun, kalau hasilnya negatif tetapi Anda berisiko tinggi terkena infeksi HIV, pertimbangkan untuk menjalani tes ini kembali maksimal selama 3 bulan untuk memastikan hasil tesnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Rapid test HIV


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

BMKG hujan lebat
HEADLINE

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

5 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat...

POCO C81 Pro indonesia

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

5 Mei 2026
Beckham Putra kembali jadi kapten Persib vs Persita. Bojan Hodak jelaskan alasan Marc Klok dicadangkan dan rotasi skuad untuk laga penting ini. (Foto: Official Persib)

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

5 Mei 2026
Pelatih Persib Bojan Hodak siap lakukan rotasi saat hadapi Persita demi jaga kebugaran jelang laga ACL 2. Duel sengit di Bali bakal panas!

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

5 Mei 2026
China resmi menjadi juara Thomas Cup 2026 setelah mengalahkan Prancis 3-1 di final. Simak rekap pertandingan dan sejarah baru tim Prancis di sini. (AP)

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

4 Mei 2026

Highlights

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

Inter Milan Resmi Segel Gelar Juara Serie A 2025-2026, Raih Scudetto ke-21!

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

Pemkab Bandung Siapkan Beasiswa untuk ASN dan Pelajar Berprestasi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.