WWW.PASJABAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat pada Selasa (5/5/2026).
Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan, seiring pengaruh bibit siklon dan sirkulasi siklonik di sejumlah perairan Indonesia.
Berdasarkan pantauan BMKG, dilansir dari ANTARA, terdapat Bibit Siklon 92W di Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin yang cukup kuat. Sistem ini diperkirakan bergerak ke arah barat dalam satu setengah hari ke depan.
Dan berpotensi menarik massa udara lembap serta kumpulan awan hujan ke wilayah daratan Indonesia.
Selain itu, sirkulasi siklonik juga terdeteksi di perairan barat laut Aceh, Selat Makassar, dan Laut Banda. Kondisi tersebut memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah yang berada di sekitar sistem. Termasuk Laut Maluku dan Laut Seram.
“Dinamika atmosfer saat ini cukup aktif dan berpotensi meningkatkan intensitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem,” demikian keterangan BMKG yang dikutip di Jakarta, Selasa.
Sejumlah Wilayah Masuk Kategori Waspada
BMKG merinci, wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, dan Jawa Tengah.
Selain itu, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah, serta Papua Pegunungan juga masuk dalam kategori waspada terhadap curah hujan tinggi.
Untuk kota-kota besar di Indonesia bagian barat, potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Palembang, Tanjung Selor, dan Banjarmasin. Sementara Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Pontianak diprediksi mengalami hujan ringan.
Di wilayah timur Indonesia, BMKG memberikan perhatian khusus terhadap potensi hujan petir di Palu, Mamuju, dan Kendari.
Adapun Gorontalo, Manado, Ternate, Makassar, hingga Jayapura diperkirakan diguyur hujan ringan. Sementara Denpasar, Kupang, dan Mataram diprediksi berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi pemerintah.
“Kesiapsiagaan perlu ditingkatkan, terutama bagi warga yang berada di wilayah dengan potensi pertumbuhan awan hujan signifikan,” tulis BMKG.
Dengan kondisi atmosfer yang masih dinamis, masyarakat diminta mewaspadai potensi genangan, banjir lokal, hingga angin kencang yang dapat menyertai hujan berintensitas tinggi. (han)











