CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 16 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home CAHAYA PASUNDAN

Penciptaan Alam Semesta Dari Tidak Ada Menjadi Ada

Nissa Ratna
4 November 2022
Dr. H. Ali Anwar Yusuf, M.Si.

Prof. Ali Yusuf Anwar, Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan (Foto: Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Dari penciptaan alam semesta dari “tidak ada” menjadi “ada” ini tidak ada campur tangan manusia. Jelas pula tidak ada sesuatu pun yang terjadi dengan sendirinya.

Setiap orang memiliki tempat tinggal yang memiliki fasilitas dan peralatan yang membuatnya merasa nyaman (comfort live).

Fitrah manusia senantiasa cenderung menginginkan sesuatu yang baik, elok, dan indah.

Itulah sebabnya, manusia berusaha untuk memelihara dan mengatur keberadaan tempat tinggalnya semaksimal mungkin agar tetap indah, rapih, elok, enak dan segar dipandang mata.

Keberadaan alam semesta dan segala fenomena yang terjadi di dalamnya bisa menjadi bukti eksistensi Dzat yang Mahakuasa.

Baca juga:   Program Inklusi Madrasah Mulai Ujicoba di Kabupaten Bogor

Siapakah yang berperan di balik fenomena yang sangat unik seperti ini? Lalu, manusia berusaha keras untuk menirunya.

Ia mempelajari ilmu kimia, biologi, dan berbagai jenis ilmu lainnya. Namun, ia tidak bisa menyamainya.

Manusia lupa bahwa ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya hanya bisa berbuat terhadap segala sesuatu yang telah tersedia (secara materi).

Renungkanlah lebih dalam tentang gerak alam, matahari, serta bulan dan bintang yang semuanya beraturan dengan sangat baik.

Allah Yang Menghendaki Segala Sesuatu di Alam Semesta

Pergerakan itu tidak pernah menimbulkan benturan, kecuali kelak Allah menghendaki Ketika terjadinya kiamat.

Baca juga:   Reuni MIKOM Unpas: Sinergi dalam Kolaborasi dan Pembentukan IKA Alumni

Menurut teori gerak, tidaklah mungkin semua benda di alam ini bergerak sendiri. Ia pasti ada yang menggerakkan

Penggerak segala sesuatu itu adalah Allah Yang Maha Penggerak (Penggerak Awal yang tidak pernah bergerak).

Manusia berasal dari ketiadaan, dan menjadi ada. Begitu pula bumi, langit, dan seluruh yang ada di alam semesta sekarang ini berasal dari tidak ada dan menjadi ada.

Dalam sejarah kehidupan manusia selalu muncul orang-orang yang menolak wujud Tuhan. Misalnya, kelompok atheis.

Kelompok ini dinaturalisasikan sebagai kelompok yang tidak megakui eksistensi Tuhan.

Baca juga:   Atletik Penyumbang Medali Pertama di Paralimpiade 2024

Mereka banyak mengajukan argument (dalil) untuk memperkuat pengakuannya mulai dari microsmos sampai pada macrosmos.

Sebenarnya, penolakan terhadap eksistensi Allah sudah lama dikemukakan, tepatnya sejak Nabi Adam a.s. hingga Nabi Muhammad Saw.

Bentuk penolakan itu berbeda-beda sesuai dengan beredarnya waktu perjalanan kehidupan manusia.

Mereka (orang-orang kafir) berkata: “Kehidupan ini tidaklah hanyalah kehidupan di dunia saja. Kita mati dan hidup. Tidak ada yang membinasakan kita selain masa.” Dan, mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu. Mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja. (QS al-Jatsiyah, 42:24).

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Penciptaan Alam Semesta


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Kiper timnas
HEADLINE

Bojan Hodak Angkat Bicara: Menakar Realita di Balik Rumor Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib

16 Januari 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjelang babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2), tensi di luar lapangan...

Adam Przybek. (Foto: Official Persib)

Setengah Musim Kelam Adam Przybek: Antara Ekspektasi Besar dan Realita di Bawah Bayang-Bayang Teja Paku Alam

15 Januari 2026
Mohamed Salah mejan di semifinal Piala Afrika 2025. (Foto: Ulrik Pedersen/NurPhoto via Getty Images)

Mane Berpesta, Salah Merana: Senegal Menundukkan Mesir di Piala Afrika 2025 lewat Gol Roket Sadio Mane!

15 Januari 2026
Michael Carrick. (Foto: Getty Images/Aitor Alcalde)

Misi Mustahil Michael Carrick: Debut di Derby Manchester dan Ujian Pemuncak Klasemen Arsenal!

15 Januari 2026
Momen ribut-ribut Enzo Fernandez dan Martin Zubimendi usai Chelsea vs Arsenal di Piala Liga Inggris. (Foto: Catherine Ivill - AMA/Getty Images)

Tensi Panas Stamford Bridge: Enzo Fernandez Mencengkeram Leher Zubimendi Usai Chelsea Disikat Arsenal!

15 Januari 2026

Highlights

Misi Mustahil Michael Carrick: Debut di Derby Manchester dan Ujian Pemuncak Klasemen Arsenal!

Tensi Panas Stamford Bridge: Enzo Fernandez Mencengkeram Leher Zubimendi Usai Chelsea Disikat Arsenal!

Malam Kelam di Carlos Belmonte: Debut Alvaro Arbeloa Berujung Bencana, Madrid Tersingkir dari Copa del Rey!

Yassine Bounou Jadi Pahlawan! Maroko Bungkam Nigeria Lewat Adu Penalti dan Segel Tiket Final Piala Afrika 2025

Garnacho Menggila, Tapi Chelsea Tetap Tumbang di Stamford Bridge

Bandung Menggigil! Cuaca Dingin Picu Ancaman Flu dan ISPA

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.