CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Jurnalis Vietnam: Pemain Keturunan Kami Tak Jago Main Bola di Luar Negeri

pri
16 September 2024
Jurnalis Vietnam: Pemain Keturunan Kami Tak Jago Main Bola di Luar Negeri

Timnas Vietnam menelan dua kekalahan dalam laga persahabatan FIFA Matchday September 2024. (VFF.ORG.VN)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Sejumlah negara di Asia Tenggara secara intens melakukan proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas sepak bola negaranya.

Namun hal itu tidak berlaku bagi negara Vietnam. Jurnalis Vietnam mengatakan bahwa program naturalisasi sulit untuk diterapkan di negaranya karena beberapa alasan.

Quoc Phong yang merupakan salah satu jurnalis di Vietnam menyoroti tren naturalisasi yang terjadi di dunia sepak bola.

Bahkan beberapa negara Asia Tenggara sudah melakukan hal tersebut sejak lama dan berlangsung hingga kini.

Terhitung tim-tim seperti Timnas Malaysia, Timnas Filipina, Timnas Thailand, dan tentu saja Timnas Indonesia menggalakkan proses naturalisasi.

Hanya saja, ada beberapa perbedaan yang dilakukan oleh setiap tim ketika menggalakkan naturalisasi.

Di Filipina, proses itu terlihat lebih mudah karena mereka menerapkan dual citizenship atau berkewarganegaraan ganda untuk masyarakatnya.

Baca juga:   Vietnam Kembali Hadapi Masa Sulit COVID 19

Sementara di kubu Thailand dan Indonesia hampir mirip, kedua tim itu mendatangkan pemain yang memiliki garis keturunan negaranya.

Lalu, ada Malaysia yang juga menaturalisasi pemain keturunan dan non keturunan.

Ketika negara-negara itu sudah berbondong-bondong menerapkan proses tersebut, Timnas Vietnam hanya berjalan di tempat.

Dalam kurun waktu hampir delapan tahun terakhir, hanya ada dua nama saja yang didatangkan lewat proses tersebut.

Mereka adalah Dang Van Lam serta Filip Nguyen, keduanya juga berposisi sebagai kiper.

Usut punya usut, ternyata ada beberapa hal yang membuat Negeri Naga Biru kesulitan mengikuti para rivalnya.

Quoc Phong mengungkapkan bahwa Vietnam sejatinya banyak memiliki pemain keturunan di luar sana.

Namun, proses untuk mendapatkan status warga negara sangat sulit sejak dahulu.

Baca juga:   Kementerian Hukum Akselerasi Naturalisasi Tiga Pemain

Selain itu, Phong juga mengaku bahwa orang-orang keturunan negaranya juga tak banyak yang bisa mengolah si kulit bundar dengan baik.

Walhasil, hingga saat ini hanya ada nama Van Lam dan Filip Nguyen saja yang berhasil dinaturalisasi.

“Melihat ke Vietnam, kita juga mempunyai pemain-pemain yang berdarah campuran Vietnam,” kata Quoc Phong, dikutip dari Thanh Nien.

“Namun naturalisasi dulunya sangat sulit, dan kadang-kadang bahkan tampak mustahil untuk menjadi kenyataan.”

“Saya juga memahami bahwa tidak banyak pemain Vietnam yang pandai bermain sepak bola di luar negeri.”

“Sulit untuk menemukannya dan ketika ditemukan, pemain itu sendiri juga menemui beberapa kendala besar, sehingga proses naturalisasi menjadi sangat sulit karena peraturan yang ketat,” jelasnya.

Baca juga:   Sejarah, 15 Wasit Indonesia Masuk Daftar FIFA International Lists 2026

Terkait rumitnya birokrasi, Phong mengambil contoh kasus Filip.

Awalnya, kiper berusia 32 tahun itu sudah lama diincar untuk masuk ke dalam skuad The Golden Star Warriors.

Akan tetapi, proses tersebut habis dimakan waktu, selain itu usia Filip juga bertambah seiring lambannya wacana naturalisasi.

Hingga pada akhirnya, sang kiper berpostur 192 cm itu baru mendapat kesempatan membela Timnas Vietnam pada awal 2024.

Kemampuannya di bawah mistar gawang pun sudah berkurang seiring bertambahnya usia.

“Contohnya adalah kiper Filip Nguyen, dia dianggap sebagai pemain yang sangat bertalenta.”

“Namun prosedur naturalisasinya tertunda beberapa tahun, yang mungkin tidak baik bila usia produktif pemain (bermain di level tinggi) tidak terlalu lama,” pungkas Phong.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Asia Tenggaranaturalisasivietnam


Related Posts

Foto: Dok. PBVSI
HEADLINE

Timnas Voli Indonesia Lolos ke 16 Besar Berkat ‘Ulah’ Vietnam!

13 Agustus 2025
Para pemain timnas voli putri Argentina yang belum terkalahkan pada penyisihan Pul A Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 di Surabaya. (VOLLEYBALWORLD.COM)
HEADLINE

Voli Putri U-21: Argentina Hentikan Rekor Sempurna Vietnam!

11 Agustus 2025
Ilustrasi Timnas Voli Putri Indonesia. (DOk. PBVSI)
HEADLINE

SEA V League: Debut Timnas Voli Putri yang Menyakitkan!

1 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.